Tim BIMA UNESA, Berlaga pada Ajang Kompetisi SEMA 2019 di Sepang Malaysia

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tim Bima Cakrawangsa, Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kini tengah lolos di tahapan verifikasi pada ajang  Shell Eco Marathon-Asia (SEMA) 2019 di International Circuit, Sepang , Malaysia, Minggu,(28/4) hingga Kamis, (2/5).

Sebelumnya, Tim Bima Cakrawangsa beranggotakan 8 mahasiswa teknik itu mengambil  kategori Listrik Prototype pada event tersebut dan langsung mengikuti tahapan uji coba di hari pertama.

“Uji coba technical inspection diwajibkan panitia agar terseleksi mobil yang akan diikutkan pada race, layak atau tidak,”ucap Dedy Rahman Prehanto, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik Unesa, Rabu,(1/5) di Surabaya.

Dijelaskannya, Tim Bima Cakrawangsa ini di bawah bimbingan Dwi Heru Sucahya, Dosen Teknik Mesin Unesa,  beranggotakan 8 mahasiswanya diantaranya Mochammad Rizal Bakri, Bisma Anggara, Ata Syifa’ Nugraha, Rian Friansyah, Aditya Wicaksono, Firsty Novemia Hany, Maulana Ridhwan, dan Fathqiriza Olivia Sudjoko Putri.

“Diawaki langsung mas Dwi Heru yang menjadi dosen pembimbing mereka itu,”jelasnya.

Dikatakan Dedy, pada kategori Listrik Prototype ini terdapat 11 item Technical Inspection sebagai syarat yg harus dipenuhi agar dapat berlaga di sirkuit.

“Alhamdulillah di hari ketiga, 11 item kriteria uji kelayakan yang dipersyaratkan panitia tim kita  berhasil lolos verifikasi sehingga bisa mengikuti kompetisi lanjutan,”katanya.

Dia juga memotivasi kepada tim agar selalu semangat dalam mengejar prestasi yang terbaik tetapi semua harus diikuti dengan berdoa dan berusaha semaksimal mungkin.

“Jika urusan teknis sudah kita kerjakan dengan cermat dan sungguh-sungguh,  masalah hasil mari kita serahkan pada Allah SWT,”tegasnya.

Dedy juga berpesan dengan mengikuti event internasional ini agar mahasiswa menjadi generasi muda yang unggul, berakhlakul karimah .

“Sebagai generasi muda haruslah mempunyai semangat dalam membangun prestasi dan kreativitas serta harus selalu berfikir positif dalam menjalankan segala hal,”tuturnya.

Pernyataan Dekan III Fakultas ini diamini, Dr Agus Hariyanto Wakil Rektor III yang membidangi hal sama di UNESA , bila semua mahasiswanya yang berprestasi akan mendapatkan perlakuan sama tidak pandang bulu.

“Jika mahasiswa punya prestasi, tentu akan mendapatkan penghargaan dari kampus,”tukasnya.

Sisi lain, Edy Sulistiyo,Wakil Dekan I yang membidangi Akademik secara tegas menyatakan, mahasiswa era sekarang tidak harus mahir dalam hal akademisi saja. Namun harus berani berkreatifitas dan berinovasi dengan semangat keikhlasan, kesungguhan serta kemauan yang kuat dari mahasiswa itu sendiri.

“ Kemandirian akan terus kita pacu agar pasca lulus mereka sudah siap untuk terjun dalam dunia kerja yang dibarengi perkembangan teknologi,” ucapnya.

Sementara, Soeryanto, Kepala Jurusan Teknik Mesin Unesa menyampaikan kehadirannya di even Shell Eco Marathon-Asia (SEMA) 2019 ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pimpinan Unesa terhadap pembinaan prestasi mahasiswa Unesa.

“Kita sempatkan hadir di Malaysia ini agar mahasiswa mendapatkan support dan bentuk perhatian universitas terhadap prestasi mahasiswanya,”tandasnya.

Menurut Soeryanto, persiapan tim Bima ini dilakukan selama setahun. Diharapkan dengan keikutsertaannya dalam ajang lomba tingkat Asean, para mahasiswa mendapat banyak pengalaman berkompetisi di tingkat international, leadership, dan manajemen kerja dalam tim yang kompak.

“Kekompakan tim mutlak dimiliki mereka selain ajang ini sebagai bentuk ilmu yang diperolehnya berupa pengalaman,”tambahnya.

Rektor Unesa, Prof Dr Nurhasan, mengatakan bahwa tahun depan tim mobil listrik akan lebih serius menampilkan prototype yang dilombakan dari Unesa. Harapannya, selain pengembangan IPTEK khususnya dalam inovasi mobil listrik masa depan yang hemat energi dan ramah lingkungan.

“Kita akan kembangkan teknologi ini agar sebisa mungkin ilmu terapannya bisa bermanfaat bagi kepentingan kemajuan bangsa di bidang science tekhnology,” tuturnya.

Lomba ini, masih diterangkan Nurhasan,  merupakan ajang sarana yang efektif untuk pengembangan Sumber data Manusia (SDM)  yang handal di level global, dan Unesa ingin berperan aktif dalam hal ini.

“Dunia teknik yang berkembang cepat diikuti berkembangnya teknologi digital akan menjadi perhatian serius kampus kami,”pungkasnya.(ham)