Bongkar Kasus Saipul Jamil, KPK Harus Berani Sita Seragam DYK

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Masyarakat Peduli Keadilan (MPK) masih terus meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menuntaskan kasus penyuapan pada perkara Saipul Jamil.

Mukmin selaku Perwakilan MPK mengatakan ada tiga tuntutan yang disampaikan kepada KPK.  “Pertama, demi keadilan,  kami meminta KPK untuk segera memanggil hakim yang selalu disebut-sebut namanya oleh saudara Rohadi tarkait kasus suap Saipul Jamil,” kata Mukmin, usai menemui KPK, di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

 

Yang kedua, kata Mukmin,  KPK harus berani mengambil sikap selaku lembaga independen tanpa ada intervensi atas menangani kasus suap Saipul Jamil.

“Ketiga,  KPK harus berani bekerja adil atas penanganan kasus suap Saipul Jamil dan mana hakim-hakimnya, kenapa hanya Rohadi yang dikorbankan,” katanya.

Secara khusus, Mukmin juga menyampaikan kepada KPK berkaitan dengan kronologis pemanggilan kuasa hukum Bertha Natalia oleh Ifa Sudewi, selaku Hakim Ketua Majelis Perkara Saipul Jamil.

“Kami meminta KPK untuk menyita baju seragam Darma Yukti Karini milik Bertha Natalia. Karena permintaan Ifa yang menyuruh Bertha menggunakan baju itu,  melalui perantara Rohadi bermaksud untuk mengelabui pihak-pihak lain,” ungkap Mukmin.

Menurut penuturan Rohadi,  kata Mukmin, Bertha diperintahkan menghadap oleh Ifa ke ruangan kerja Ifa, dalam rangka membicarakan kasus Saipul Jamil.

“Hakim tercela sekali. Sungguh dilarang hakim bertemu para pihak dari  pihak perkara yg sedang di tangani.ini. Ini melanggar kode etik dan perilaku hakim. Tapi nyatanya, malah bukan dihukum malah di lindungi dan di promosikan bahkan bebas dari pidana, tanpa masuk bui,” kata Mukmin dengan nada kecewa.

Terkait jawaban dari KPK,  Mukmin menyatakan pihak KPK masih terus mempelajari kasus ini. @Rudi