Album Religi Kebangkitan Zakat Persembahan Baznas

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Musik adalah salah satu media dakwah untuk kebaikan umat. Hal itulah yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang meluncurkan album religi berjudul Kebangkitan Zakat.

Album ini menjadi inovasi Baznas dalam memperluas ajakan berzakat kepada masyarakat Indonesia.

Irsyadul Halim selaku Anggota Baznas, menyambut gembira peluncuran album mini Kebangkitan Zakat ini. Menurutnya, tidak mudah untuk berdakwah zakat kepada seluruh lapisan masyarakat. Sehingga diperlukan cara kreatif agar dakwah zakat dapat lebih diterima oleh masyarakat luas, termasuk kalangan milenial.

Mini album Kebangkitan Zakat ini sendiri berisi tujuh lagu baru beserta satu Mars Baznas, dengan lagu andalan “Zakat Tumbuh Bermanfaat”, sesuai tema kampanye Baznas pada Ramadan 1440 H atau tahun 2019 ini. Seluruh lagu merupakan karya dari para amil Baznas yang sehari-hari terlibat langsung dalam proses pelayanan zakat kepada muzaki dan mustahik.

“Dakwah zakat harus gembira, karena zakat itu membahagiakan, zakat membuat masyarakat baik yang menerima maupun yang menunaikan sama-sama menjadi bahagia. Insyaallah Album Kebangkitan Zakat ini juga menambah kebahagiaan masyarakat dalam beribadah dan dalam menjalankan tugas sehari-hari,” kata Irsyadul Halim dalam sambutannya.

Baznas merilis album religi berjudul Kebangkitan Zakat di Plaza Semanggi, Jakarta, Rabu (8/5/2019)

Ia menambahkan, pihaknya memiliki banyak Amil muda dan sangat bersemangat menebar kebaikan dengan berdakwah zakat sehingga proses pembuatan lagu ini tidak membutuhkan waktu lama.

“Terima kasih kepada para penyanyi, pengarang lagu, komposer, Perusahaan Rekaman Rekam.in dan pihak Plaza Semanggi yang ikut mendukung acara ini,” katanya.

Lagu ini dijual dalam bentuk Compact Disc (CD) di gerai-gerai layanan zakat Baznas di Jakarta seperti di mall dan perkantoran. Seluruh hasil penjualan CD ini akan disalurkan kembali kepada para Mustahik melalui program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

Ia menambahkan, dalam menyiarkan dakwah zakat, Baznas tidak hanya membuat album religi, tapi juga merilis film kemanusiaan berjudul “Iman di Pangkuan Sang Fakir” yang bekerja sama dengan Serikat Buruh Migran Indonesia DPC Wonosobo.

Selain itu, Baznas juga pamerkan kain-kain hasil karya mustahik dari program pemberdayaan ekonomi melalui acara fashion show di berbagai macam kegiatan, mulai dari Eco Fashion Week 2018, Puteri Kartini 2019, hingga Fashion Show di kereta bandara.

“Kami ingin para mustahik ini nantinya menjadi muzaki yang derajatnya meningkat dari penerima manfaat zakat, kini menjadi pemberi zakat,” tutur Irsyadul Halim. @Rudi