Plt Bupati Trenggalek Ajak Desa Berperan pada Pendidikan Usia Dini

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Selama kepemimpinannya di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Plt Bupati H Moch Nur Arifin meyakini, keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD) sudah sangat baik.

Tumbuh kembangnya lembaga pendidikan PAUD di Trenggalek, tak bisa dipungkiri terus bertambah sehingga, Moch Nur Arifin meminta desa-desa di 132 desa yang ada di kota ‘Kripik’ ini bisa ikut bergotong royong memajukan lembaga pendidikan di kelompok bermain anak ini.

“Pendidikan PAUD pada dasarnya untuk melatih sensor dan motoriknya anak agar terlatih secara normal,”ucapnya Nur Arifin ketika disinggung mengenai Hari Pendidikan Nasional yang telah diperingati beberapa waktu yang lalu, Kamis,(9/5).

Plt Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin, menyinggung tentang pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai pondasi dalam menyiapkan sumberdaya manusia yang mumpuni.

“Generasi usia dini harus tersiapkan menjadi generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,”lanjutnya.

Merasa betapa pentingnya pendidikan usia dini, Gus Ipin sapaan akrab pemimpin muda ini mengajak seluruh desa dan stakeholder terkait untuk peduli terhadap peran PAUD.

“Ada dana desa yang secara aturan boleh untuk membantu pemberdayaan masyarakat,”katanya.

Menurut Gus Ipin, pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Seorang anak sejak lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya.

“Kesesuaian ini akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan, dan kondisi masing-masing, baik secara intelektual, emosional dan sosial,” terangnya.

Dia menambahkan, PAUD merupakan jenjang pendidikan sebagai suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir hingga usia enam tahun. Pemberian rangsangan pendidikan ini untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani maupun rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

“Tentu ini eksekusinya kepada bagaimana merangsang otak anak-anak kita agar terbiasa menghadapi dunianya yang makin kekini makin banyak perubahan,”imbuhnya.

Moch Nur Arifin menegaskan , di Trenggalek sebagai pemimpin berkeinginan pendidikan dari mulai PAUD hingga kelompok bermain dapat berjalan dengan baik.

“Stakeholder terkait saya harapkan mau ikut memikirkan, dalam hal ini desa juga ikut memikirkan,”pungkasnya.(ham)