Ratusan Calon Jemaah Haji dari Trenggalek Mulai Melunasi Pembayaran

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: 149 orang calon jemaah haji yang mendaftar dari Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mulai diwajibkan melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), sebagai syarat untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

Hal ini ditegaskan Agus Prayitno, Kepala Seksi Penyelenggara haji dan Umrah (PHU) di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek saat dikonfirmasi wartawan.

“Ini untuk melengkapi kuota calon jemaah haji dari Trenggalek yang sudah dipastikan berangkat sebanyak 514 orang,” tegasnya, Jumat,(10/5).

Agus menambahkan, dari 149 tersebut, tidak semua pendaftar haji yang telah memenuhi syarat khusus itu berangkat tahun ini, sebab dari total 149 calon jemaah haji yang berhak melunasi BPIH tahap dua itu, 25 orang di antaranya berstatus cadangan.

“Kepastian berangkat atau tidak untuk CJH cadangan ini masih menunggu adanya calon jemaah haji yang gagal berangkat setelah melunasi BPIH tahap I dan II,” imbuhnya.

Calon jemaah haji gagal berangkat dimaksud bisa terjadi jika yang bersangkutan mendadak sakit keras, meninggal, ataupun alasan lain yang membuatnya menunda keberangkatan.

Sedangkan untut 124 CJH yang berhak melunasi BPIH tahap II terdiri dari beberapa kategori.

Kategori tersebut meliputi tiga CJH pendamping bagi lansia yang telah melunasi BPIH pada tahap I, 31 CJH penggabungan, 71 CJH penggabungan lansia dan pendamping, serta 19 CJH yang sudah pernah haji.

“Kendati belum 100 persen melunasi BPIH dan berangkat tahun ini, namun kami telah menyelesaikan kelengkapan administrasi para CJH,” katanya.

Hingga kini menurutnya keseluruhan jemaah calon haji yang akan berangkat dari Trenggalek masih dengan jumlah yang belum ada ketentuan tambahan pasca ada tambahan kuota dari pemerintah pusat.

“Nanti jika sewantu-waktu ada tambahan kuota kita informasikan kepada calon jemaah yang lain,”pungkasnya.(ham)