Ramadan, Dewan Ingatkan PLN dan PDAM

Subadianto, Ketua Fraksi PAS DPRD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek, Subadianto, meminta pihak PLN Trenggalek, serta PDAM setempat untuk memaksimalkan pelayanan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1440 Hijriah tahun 2019.

Hal itu disampaikan politisi asal PKS yang juga ketua Fraksi Persatuan Amanat Sejahtera (PAS) itu karena mulai kembali seringnya pemadaman listrik dalam sepekan terakhir, serta adanya keluhan pelayanan air bersih terkait dengan kualitas air yang diterima masyarakat.

“Dalam beberapa hari terakhir mulai ada lagi listrik mati secara bergilir, sehingga banyak masyarakat yang mengeluh khususnya yang ada di kecamatan pinggiran,”ungkapnya, Minggu,(12/05/2019).

Memasuki bulan Ramadan dan sebagainya, maka ini harus menjadi bahan evaluasi serta butuh perhatian serius dari pihak terkait.

Subadianto berharap jikapun ada perawatan dan pemeliharaan mesin, agar dilakukan secara serius sebelum datangnya bulan puasa Ramadan, sehingga saat Ramadan datang, listrik bisa normal dan masyarakat bisa beribadah dengan tenang.

“Kenapa harus kita ingatkan? karena kebutuhan listrik saat Ramadan, khususnya malam hari sangat tinggi, di mana-mana masjid-masjid, musala diadakan tadarus bahkan sampai pagi hari. Ini masih ada beberapa hari lagi untuk membereskan kendala-kendala yang berpotensi terjadi,” tegasnya.

Begitupun dengan air bersih, Kang Badi sapaan akrab pria ini, berharap harus diterima oleh masyarakat dengan kualitas yang baik atau tidak keruh, belum lagi masih ada masyarakat yang mengeluh karena seringnya air mati dalam waktu yang lama.

Namun demikian Kang Badi menyampaikan apresiasi kepada PDAM yang secara cepat menanggapi keluhan pelanggan.

Selanjutnya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Kang Badi menekankan supaya pelayanan air bersih benar-benar maksimal, terutama tempat-tempat ibadah dan perumahan warga.

“Kami harapkan agar PDAM juga menyediakan mobil tanki air seperti tahun-tahun sebelumnya jika memasuki kemarau,”pungkasnya.(ham)