Dewan Trenggalek Soroti Kenaikan Harga Bawang Putih

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kenaikan harga bawang putih di sejumlah pasar  di Kabupaten  Trenggalek, Jawa Timur, yang dinilai memberatkan masyarakat membuat kalangan anggota DPRD setempat meminta dinas terkait untuk turun tangan.

Dari pantauan yang berhasil dihimpun, seminggu yang  lalu harga bawang putih di beberapa pasar di Trenggalek harganya mencapai Rp 70 Ribu per kilogramnya. Namun saat ini harga bawang putih turun menjadi Rp35 Ribu per kilogramnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek, H Sukarodin meminta Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Komindag) Kabupaten Trenggalek agar rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar.

“Harus dilakukan secara rutin agar bisa terjaga laju inflasi dan up todate harga,”ungkapnya, Senin,(13/5) di Trenggalek.

Kendati kini masalah harga bawang putih menjadi isu nasional, namun keadaan ini masih menurut Sukarodin, perlu kewaspadaan tinggi karena menyangkut kebutuhan pokok keseharian.

“Walaupun sudah dibahas di tngkat menteri, namun kita yang di daerah tidak boleh berpangku tangan saja,”tegasnya.

Karena, masalah bawang putih akan berdampak pada pedagang kuliner yang kini tengah menggeliat di kota Kripik ini.

“Jangan sampai bisnis kuliner mereka terganggu akibat harga bawang putih yang tidak terjangkau warung, depot maupun pebisnis kuliner lainnya,”tandasnya.

Sementara Anik,(30) pedagang di pasar basah Kecamatan Trenggalek menerangkan,  harga barang pokok lainnya, relatif stabil, walaupun ada  kenaikan dan penurunan.

“Seperti sayuran , tomat , wortel malah turun sedikit, mungkin karena sedang musim panen,”terangnya.

Namun pihaknya telah menerima khabar jika  harga bawang putih melonjak, pedagang besar yang biasa mengirim di pasarnya membuat kebijakan dalam mengeluarkan barang kini dikurrangi.

“Bawang putih yang dipasok dikurangi  dari biasanya,”jelasnya.(ham)