Terduga Teroris Ditangkap di Depan Kios Kacamata Miliknya

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Terduga teroris berinisial JS (47), warga Semarang dibekuk tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di salah satu kios depan Pasar Sayur Caruban atau masuk Jalan Anggrek, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kanalindonesia.com, JS mulai membuka usaha pelayanan kacamata sekitar dua tahun terakhir.

Warga Semarang ini awalnya mengontrak rumah di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan. Beberapa bulan kemudian, JS bersama anak dan istrinya pindah kontrakan di RT 08, RW 03, Desa/Kecamatan Mejayan.

Dedy, salah seorang warga yang melihat penangkapan JS oleh tim Densus 88, mengatakan bahwa kejadiannya sekitar pukul 09.00. Kala itu, JS baru saja membuka kios tempatnya usaha. Beberapa saat kemudian, sejumlah petugas turun dari sebuah mobil.

“Jumlahnya sekitar 10-an orang termasuk yang naik sepeda motor. Ada yang membawa senjata laras panjang,” ujar pria yang membuka usaha jasa permak jins di samping kios JS.

Dalam sekejap, JS ditangkap dan digelandang ke dalam mobil. Hingga kemudian, kendaraan yang diketahui jenis Toyota Avanza berwarna hitam melaju. Dedy tidak mengetahui permasalahan hukum yang membelit JS yang selama ini dikenal baik dan tidak menunjukkan hal-hal aneh.

“Sering guyon. Kalau ngobrol biasa-biasa saja, seperti soal pemenang pemilu di daerah sini,” kata Dedy.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono membenarkan penangkapan terduga teroris oleh Tim Densus 88 Antiteror di wilayah hukumnya. Hanya saja, pihaknya tidak terlibat langsung dalam pengamanan JS maupun barang bukti.

“Memang benar ada penangkapan tersebut dan sepenuhnya dilakukan oleh Densus 88 Mabes Polri,” kata Ruruh.(KI-13)