Plt Bupati Trenggalek Tegaskan Pembangunan Jalan Ngares-Sengon Tahun Ini

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pelaksana Tugas (Plt.)  Bupati Trenggalek, Jawa Timur H. Mochamad Nur Arifin atau biasa akrab disapa Gus Ipin, menegaskan bila jalan poros Desa Ngares Kecamatan Trenggalek menuju Desa Sengon Kedamatan Bendungan akan dibangun melalui dana Anggaran Belanja Pemerintah daerah (APBD) setempat pada tahun 2019 ini.

Hal ini disampaikan pemimpin muda ini saat melaksanakan Safari Ramadan 1440 Hijriyah tahun 2019 bersama Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Desa Sengon Kecamatan Bendungan, Jum’at (17/5).

Gus Ipin kembali mendapatkan keluhan masyarakat terkait akses jalan yang rusak. Padahal jalan tersebut yang membuka terisolirnya desa yang sudah berbatasan dengan kecamatan kota dan bisa menghubungkan jalur ke Kabupaten Ponorogo.

“Kita telah memahami akses jalan ini sebagai akses perekonomian warga yang bisa memudahkan warga untuk berkatifitas,”ungkapnya.

Apalagi, masih keterangan Arifin, sebentar lagi wilayah tersebut akan segera dimulai pembangunan Bendungan Bagong dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas yang kini telah melakukan pembebasan lahan.

“Sebentar lagi kita mempunyai bendungan lagi, agar tidak banjir dan bisa untuk perikanan dan pariwisata,”ungkapnya.

Kepada warga Desa Sengon, Gus Ipin juga mensosialisasikan pentingnya bendungan, selain untuk mencegah banjir juga untuk mengangkat perekonomian masyarakat Trenggalek.

“Yang lebih utama bendungan yang ada di wilayah ini akan mampu mengangkat ekonomi warga yang secara statistik masih tertinggal dari wilayah selatan,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Ir. Mochamad Soleh, menyampaikan bahwa pembangunan jalan Ngares-Sengon dan Sumurup-Prambon di Kematan Tugu akan dilaksanakan di tahun 2019 ini dengan nilai pekerjaan sebesar Rp. 1,358 miliar.

“Malah itu nanti segera dibangun jalan yang dari Sumurup Bendungan menuju Prambon Kecamatan Tugu,”tegasnya.

Sholeh juga benjanji akan mengkomunikasikan dengan pihak pengembang Bendungan Bagong nantinya supaya bisa ikut menjaga lingkungan sekitar.

“Saya akan tegaskan kepada rekanan yang mengerjakan bendungan agar ikut menjaga jalan dan ekosistem di lingkungan sini,”tuturnya.

Mewakili warga, Camat Bendungan, Nur Kholiq, melaporkan bahwa kondisi jalan rusak parah dan banyak dikeluhkan oleh warga.

“Tidak hanya akses jalan Ngares-Sengon, kerusakan juga terjadi pada ruas Prambon-Sengon-Sumurup,”terangnya.

Dalam perjalanan tadi saya sudah membatin, dan insyaallah jajaran saya sudah paham,” ungkap Plt. Bupati Nur Arifin menjawab keluhan tersebut..

“Memang jalan disini perlu dilakukan perbaikan, apalagi di tempat ini akan ada pembangunan Bendungan Bagong,” imbuhnya.

Dikatakannya, Desa Sengon merupakan penghubung antara Kecamatan Tugu dengan Kecamatan Bendungan. Untuk itu, Nur Kholiq berharap adanya respon dari Pemerintah Daerah sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di Desa Sengon maupun Kecamatan Bendungan pada umumnya.

“Ini asset pemkab yang harus diurus pula agar Trenggalek secara umum kesejahteraannya merata,”pungkasnya.(ham)