Dewan Trenggalek Belum Terima Tembusan SK Bupati Nur Arifin

DR Husni Taher Hamid, saat rapat di DPRD Kab. Trenggalek
DR Husni Taher Hamid, saat rapat di DPRD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, melalui Komisi I, hingga saat ini belum mendapatkan surat tembusan kapan akan dilantiknya H Moch Nur Arifin , yang kini masih menjabat sebagai Plt Bupati untuk mengantikan posisi Emil Elestianto Dardak sebagai Bupati Trenggalek yang definitif.

Dr Husni Taher Hamid, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek yang membidangi peraturan dan kepemerintahan ini menjelaskan jika pihaknya telah mendapatkan kabar jika Surat Keputusan (SK) H Moch Nur Arifin dari Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) telah di meja Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

“Saat kita di Surabaya kemarin, kita telah mendapat informasi SK Mendagri telah turun kepada gubernur,”ungkapnya, Selasa, (21/5) di Trenggalek.

Namun informasi itu, belum resmi kebenarannya, karena sampai kini pihaknya belum mendapatkan tembusan atau surat resmi dari gubernur.

“Yang melantik nanti itu Gubernur Jatim, dan usai dilantik kita mendapati surat resmi,”terangnya.

Politisi asal Partai Hanura ini menambahkan, pihaknya ingin pelantikan tersebut sesegera mungkin. Pasalnya beberapa pekerjaan rumah (PR) yang akan dan harus diseleseikan Bupati Trenggalek definitif.

“Kalau tidak ada masalah kenapa harus diundur-undur, segera lantik saja agar cepat menyeleseikan tugasnya sebagai bupati sah,”imbuhnya.

Sementara, Husni juga menegaskan , apabila H Moch Nur Arifin telah dilantik pihaknya segera menggelar paripurna untuk menyatakan jabatan Wakil Bupati Trenggalek telah kosong.

“Jabatan Wabup akan segera di paripurnakan karena masih punya sisa waktu jabatan bupati/wabup sebanyak 18 bulan ,” tegasnya.

Terpisah, pasca usulan pengangkatan dan pengesahan Wakil Bupati menjadi Bupati Trenggalek, yang diajukan DPRD setempat pada 22 Pebruari 2019 lalu ke Kemendagri.

Dari turunnya SK dari Kemendagri tersebut, saat ini SK pengangkatan sudah diterima Gubernur Jawa Timur, dan tinggal menunggu kapan akan dilaksanakan pelantikan Bupati Trenggalek masa jabatan 2016-2021.

“Terkait SK sudah turun, jadi kita cuma nunggu Gubernur kapan kepingin melantiknya. Namun secara resmi saya belum mendapat undangan kapan dilaksanakan pelantikan tersebut,” katanya.(ham)