Pemdes Ngares Trenggalek Raih Juara II Soetran Award dari Program Kaliku

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Desa Ngares Kecamatan/ Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menuai penghargaan Soetran Award Tahun 2018 atas prestasinya di Bidang Kebersihan Sungai melalui program kaliku dan mendapat nominasi juara dua.

Penghargaan itu sendiri merupakan inovasi yang telah dilakukan pihak Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dengan memberikan apresiasi kepada pemerintah desa yang dinilai memiliki inovasi pelayanan dan pembangunan.

Supriyadi, Kepala Desa Ngares Kecamatan/Kabupaten Trenggalek mengatakan penghargaan Soetran Award yang diterimanya dari program Kaliku merupakan keberhasilan warganya yang sepakat untuk menjaga sungai atau kali yang ada di wilayahnya.

“ Alhamdulillah karena komitmen warga kita mendapat juara kedua di bidang kebersihan sungai,”ucapnya, Selasa, (21/5).

Pria yang menjabat kades untuk kedua kalinya ini mengaku, keberadaan anak sungai Ngasinan yang berada di Ngares membuat daerah ini dinyatakan rawan bencana banjir.

“Kita semua sadar lingkungan yang memiliki anak sungai Ngasinan dan sesekali airnya meluap saat hujan deras,”akunya.

Maka itu, pihaknya telah mengajak warga desanya untuk menyadari dengan menjaga anak sungai itu seperti menjaga dari sampah dan menjaga dari sedimen yang terjadi.

“Bagaimana sungai kita tidak terjadi sedimen yang parah dan selalu menjaga warga agar tidak membuang sampah di sungai,”ajaknya.

Selain itu, masih keterangan Supriyadi, pemuda di desanya juga berkomitmen menjaga sungainya dengan tidak merusak ekosistem yang ada. Seperti tidak meracuni, menyetrum atau tindakan lain yang merusak habitat alam di lingkungan sungai tersebut.

“Pemuda kompak untuk menolak tindakan siapapun yang akan merusak ekosistem di sungai kita,”tandasnya.

Dari penghargaan tersebut, Pemkab Trenggalek telah memberi award berupa dana tambahan untuk pembangunan Desa Ngares sebesra Rp 80 Juta.

“Alhamdulillah kita dapat dana lagi sebesar Rp 80 Juta,”tambahnya.

Sementara Plt Bupati Trenggalek, H Moch Nur Arifin yang menyerahkan penghargaan Soetran Award kepada Kades Ngares mengatakan , pihaknya telah bekerjasama dengan perguruan tinggi ternama untuk mampu memberikan penilaian secara obyektif.

“Kami bekerjasama dengan Universitas Brawijaya untuk menilai desa-desa tersebut, jadi ini benar-benar obyektif,” katanya.

H Moch Nur Arifin menjelaskan, program penghargaan tersebut sengaja dilakukan untuk merangsang pemerintah desa agar memiliki inovasi yang bagus dalam berbagai hal.

“Award ini mampu menopang pembangunan dan posisinya sebagai pelayanan masyarakat,pungkasnya.(ham)