Sambut Idul Fitri 1440 H, Pemdes Sukorejo Gelar Lomba Unik

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Menyambut digelarnya lomba Adipura Desa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo Kecamatan Gandoreari mengambil gelaran unik.

Keunikan kegiatan lomba antar Rukun Tetangga (RT) se Desa Sukorejo ini, mengambil memontum sambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah 2019 Masehi dengan berbagai kategori bidang kesehatan, keseragaman, swadaya, kreatifitas dan kerapian.

Moh Nur Huda, Kepala Desa Sukorejo mengatakan kegiatan itu merupakan janji 100 hari kepemimpinannya dilantik sebagai kepala desa baru pada periode 2019-2025.

“Ini memang menjanjikan saya mewujudkan program 100 hari,” ucapnya, Minggu, (26/5) di Trenggalek.

Dalam mewujudkan gerak dinamika masyarakat Sukorejo, pihaknya menggagas perlombaan kebersihan lingkungan, agar warga selalu mencinta lingkungannya yang selalu nampak bersih dan sehat.

“Gerakan bersih Sabtu telah disetujui warga di masing-masing RT dalam rangka menjaga kesehatan lingkungan,” imbuhnya.

Kades muda ini juga menuturkan, keseragaman lingkungan tentu akan menarik perhatian setiap orang untuk tamu dari desa luar kabupaten.

“Misalnya lampu hias yang dipasang pada bentuk dan lampu hias dari lampu hias. Aneka warna menambah sejuk di mata setiap orang yang melihat,” tuturnya.

Sementara itu, swadaya murni yang bisa dilakukan warga Sukorejo, akan menumbuhkan rasa kegotong royongan antara sesama sehingga mewujudkan desa mandiri akan menjadi keniscayaan.

“Kegiatan itu murni dari urunan warga itu sendiri bukan bantuan sepersenpun dari anggaran desa,” tegasnya.

Begitupun dengan keseragaman dan kerapian yang juga menjadi pertimbangan dalam lomba ini, pihaknya berharap agar setiap warga di masing-masing RT ini dapat mengaplikasikan terkait berbeda dari berbagai latar belakang, suku, agama dan ras, serta pilihan warna yang berbeda. .

“Jika rapi dan seragam itu bisa diperlihatkan warga, berarti warga Sukorejo tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan,” tandasnya.

Nur Huda memutuskan dalam menata masyarakat Sukorejo sendiri berkeyakinan dalam seratus hari kepemimpinannya butuh langkah yang sama dengan warga yang diajaknya maju.

“Kalau sudah kompak masyarakat akan gampang diajak untuk maju,” tegasnya.
Dari pantauan, sebanyak 62 RT dari 5 Dusun di Desa Sukorejo, Dusun Bandung, Dusun Bandung Pule, Dusun Dawuhan, Dusun Geneng, Dusun Nglayur, dan Dusun Tugu berlomba-lomba menghias dan menyuguhkan kampungnya dengan lampu hias dan nyaman.

Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah 2019 Masehi, kampung-kampung di desa ini lebih siap dipersiapkan dibandingkan dengan wilayah lain. (Ham)