Baznas Kirim Bantuan Logistik dan BTB Kepada Korban Banjir di Sultra

Baznas mengirimkan bantuan logistik dan BTB atas musibah banjir yang terjadi di Sulawesi Tenggara. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Musibah banjir yang melanda di Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara langsung direspon Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Direktur Utama Baznas, M. Arifin Purwakananta, mengatakan pihaknya mengirimkan bantuan logistik dan tim Baznas Tanggap Bancana (BTB) untuk merespon bencana banjir di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Kami menempatkan Posko Induk Baznas di Kantor Baznas Provinsi Sultra yang berada di komplek perkantoran Gubernur Sultra,” ujar Arifin dalam siaran pers di Jakarta, Senin (10/6/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya menerjunkan 1 personil BTB Pusat, 1 relawan BTB dan 6 staf Baznas Provinsi Sultra.

“Total ada 8 personel yang dibekali alat pelindung diri (APD) seperti helm, sarung tangan, sepatu booth, handy talky, tas pinggang P3K dan sebagainya,” jelasnya.

Ia memaparkan, saat ini jumlah korban.sekitat 1.091 kepala keluarga (KK) yang terdiri atas 4.198 jiwa. Bencana banjir ini menyebabkan 72 unit rumah hilang, 1.300 kediaman warga rusak parah.

“Kami mengirimkan bantuan darurat berupa sembako, sarung, selimut, minyak kayu putih, minyak telon, susu bayi, alas tidur dan sejenisnya,” ungkapnya.

Arifin menceritakan, dirinya merespon cepat musibah banjir di Sultra dengan mengirimkan tim pada Ahad (9/6/2019) malam dan tiba Senin (10/6/2019) dini hari.

Selain itu, tim BTB sudah melakukan assessment dan merespon cepat dengan melakukan beberapa giat seperti rapat koordinasi dengan seluruh pimpinan dan staf Baznas di Provinsi Sultra, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Utara dan Kota Kendari.

“Tim menyiapkan logistik senilai Rp 115 juta dan dikirim dengan dua truk besar ke Konawe Utara dan Konawe untuk diserahkan ke posko induk di kantor kabupaten, tepatnya di rumah jabatan Bupati Konawe,” kata Arifin.

Ia menambahkan, BTB Pusat bersama Baznas Provinsi Sultra juga menggandeng komunitas mahasiswa pecinta alam (mapala) untuk membantu para korban banjir

“Kami mengunstruksikan saudara Sukamto dari BTB Pusat sebagai koordinator lapangan,” kata Arifin. @Rudi