Meski Menurun, Jumlah Pendapatan Sektor Wisata di Trenggalek Masih Aman

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Banyaknya pengunjung yang mendatangi tempat wisata saat libur lebaran 1440 Hijriyah Tahun 2019 Masehi mendongkrak pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini.

Lonjakan pengunjung di titik lokasi wisata yang terjadi mulai H-3 sampai H+7 lebaran menyumbang pendapatan luar biasa.

Dari pantauan dan data yang bisa dihimpun, lonjakan kehadiran wisatawan di Pantai Prigi , Pasir Putih Karanggongso, Hutan Mangrove pantai Cengkro yang berada di wilayah Kecamatan Watulimo serta Pantai Konang dan Pantai Pelang masuk wilayah Kecamatan Panggul terdeteksi ada 41 ribu lebih wisatawan yang berkunjung selama 3 hari mulai, Kamis-Sabtu, (6-9/6).

Walau tidak menyamai pendapatan lebaran tahun lalu, kini bisa diprediksikan PAD dari sektor pariwisata di Trenggalek mampu meraup Rp 500 Juta lebih selama tiga hari tersebut.

Sunyoto, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Trenggalek mengatakan wisatawan yang berlibur pada lebaran kali ini lebih banyak berada di pantai Pasir Putih.

“Sementara di tempat wisata lain juga sangat ramai pengunjung, namun tingkat kepadatan pengunjung lebih banyak di pantai Pasir Putih Prigi,’’ ungkapnya, Selasa,(11/6).

Dikatakannya, ribuan wisatawan ini tidak hanya datang dari wilayah Trenggalek saja, melainkan juga dari luar kota turut memenuhi lokasi wisata menghabiskan libur panjang.

“Banyak pengunjung yang memang memanfaatkan waktu luang bersamaan silaturahmi ke sanak saudaranya di Trenggalek,”katanya.

Sunyoto menambahkan masih  tingginya animo masyarakat berwisata itu  bertepatan dengan hari libur sekaligus merupakan hari akhir dari cuti bersama. Sehingga banyak warga yang memanfaatkannya untuk berwisata.

“Bersamaan dengan libur panjang dan Trenggalek dikenal dengan jumlah pemudik yang menempati urutan yang teratas di Jatim,”imbuhnya.

Kepadatan wisatawan atau pengunjung itu terjadi tidak hanya di kawasan wisata Prigi, namun juga dikawasan wisata lain, seperti pantai Konang dan pantai Pelang wilayah Panggul Trenggalek.

“Walau tidak mampu menyalip angka di lebaran tahun lalu, tapi masih lumayan,”lanjutnya.

Sunyoto beralasan, kondisi pengunjung yang menurun itu dikarenakan kalah dengan wisata pantai Gemah Kabupaten Tulungagung.

“Di Gemah aksesnya lebih dekat dan jalannya ke lokasi lebih nyaman,”tuturnya.

Namun, Sunyoto tetap optimis, pendapatan dari sektor yang dikawalnya akan sesuai dengan target yang ditentukan sehingga pembangunan pariwisata di Trenggalek tidak ada kendala.

“Jika target PAD dari Pariwisata bisa terpenuhi maka pembangunan wisata di Trenggalek akan semakin cepat memenuhi kemajuan,”tegasnya.

Mantan Sekdin Pendidikan Pemuda dan Olahraga ini membeberkan angka Rp 500 Juta dalam tiga hari membuktikan , sektor pariwisata masih menjadi andalan pendulang PAD di Trenggalek.

“Ya mudah-mudahan pariwisata di Trenggalek maju pesat,”harapnya.

Pihaknya, masih keterangan Sunyoto, belum memprediksikan garapan pariwisata yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai pihak pengelola destinasi wisata yang berkembang di banyak desa di wilayah Trenggalek.

“Dari tempat wisata yang dikelola di desa kita belum mendapat laporan berapa jumlah pengunjungnya,”terangnya.

Sunyoto menambhkan , di daerah wisata Watulimo Trenggalek selain terkenal Pantai Prigi dengan pasir putihnya, juga Guo Lowo serta pantai Cengkrong dan hutan Mangrove.

“Para wisatawan akan merasa betah berlama-lama di wilayah kawasan wisata itu,”pungkasnya.(ham)