Polres Trenggalek Buru Pelaku Pembuangan Jasad Bayi Separuh

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Polres Trenggalek , Jawa Timur, kini tengah memburu pelaku pembuangan jasad bayi yang sudah dalam kondisi tidak utuh dan belum diketahui jenis kelaminnya.

Jasad  tersebut ditemukan pertama kali di semak-semak pekarangan milik warga tepatnya di Dusun Sukorejo Desa Nglebeng Kecamatan Panggul saat Jemangin, (48), warga setempat akan menengok kebun miliknya persis di samping kebun ditemukannya jasad itu, Rabu,(12/6).

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang WS melalui Kasubag Humas Polres Iptu Supadi membenarkan ditemukannya satu mayat bayi hasil pelaporan warga di Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul.

“Bersamaan perayaan lebaran ketupat warga Nglebeng Panggul digegerkan penemuan mayat bayi yang tergeletak dipinggiran jalan hutan desa setempat,”katanya.

Dirinya menyebut Jemangin (48) warga Desa Ngrambingan Kecamatan setempat yang pertama kali menemukan dimana bayi sudah dalam keadaan mengeluarkan bau busuk.

“Kondisi bayi, ketika ditemukan sudah dalam kondisi membusuk,”tegasnya.

Supadi melanjutkan, penemuan mayat tersebut berawal saksi Jemangin melintas di lokasi kejadian menggunakan motor dengan maksud akan memetik buah kelapa dipinggir Pantai Konang. Begitu sampai di sebuah ladang di barat bukit Ngrungki, saksi mencium bau tak sedap.

“Curiga dengan bau busuk itu selanjutnya penasaran dan langsung mencari,”lanjutnya.

Akhirnya, Jemangin, masih kata dia,  mendapati jasad bayi yang sudah dalam keadaan membusuk di sebuah parit kecil di bawah rerimbunan tanaman.

“Saksi kemudian  memberitahu warga sekitar dan ke perangkat desa setempat yang selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Panggul,”terangnya.

Kini, masih dijelaskan Supadi, Unit PPA Polres Trenggalek telah mengamnkan barang bukti satu buah kardus yang berisikan selimut bayi warna merah yang di bungkus plastik warna putih dan telah mengantongi saksi-saksi yang akan diperiksa sekaligus memburu pelaku.

“Dari keterangan saksi dan barang bukti, polisi tengah memburu pelaku ,” pungkasnya.(ham)