Unjuk Rasa Warnai Pelantikan 117 Kades di Ponorogo

Sejumlah masa melakukan unjuk rasa saat berlangsungnya pelantikan 117 kades baru
Sejumlah masa melakukan unjuk rasa saat berlangsungnya pelantikan 117 kades baru

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Pelantikan 117 Kepala Desa oleh  Bupati Ipong Muchlissoni di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo diwarnai demo dari warga Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Jumat(14/06/2019)

Puluhan masa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Demokrasi (ADIL) masyarakat Desa Pager melakukan orasi di depan patung macan yang berada di Jalan Alun-Alun Utara atau di depan komplek gedung Pemkab Ponorogo terkait dengan permasalahan Pilkades Pager, Kecamatan Bungkal yang belum ada kepastian siap pemenangnya.

Dalam orasinya mereka menuntut agar Pilkades Desa Pager dibatalkan dan dilakukan pemilihan ulang.

“Kami ingin kejujuran dari panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan Panwas Kecamatan Bungkal, tentang hilangnya 2 surat suara pada Pilkades yang digelar 20 Mei 2019 lalu,” ujar Agus Sudharso selaku korlap aksi.

Selain berorasi, masa juga membentang poster yang bertuliskan diantaranya ‘ojo melu-melu urusan pager berdarah’; ‘usut kecurangan pilkades pager’; kami butuh bukti bukan janji’; ‘hak kami tolong dilindungi’; ‘usut kejahatan demokrasi.

Sementara itu Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol.Basuki, kepada sejumlah awak media mengatakan saat ini pihaknya fokus keamanan dan pengaturan parkir kendaraan di lokasi kegiatan serta sterilisasi lokasi pelantikan.

“Kami tidak hanya fokus dalam pengamanan pelantikan Kades terpilih, namun juga melakukan pengamanan dari kegiatan demo yang dilakukan warga Desa Pager, Kecamatan Bungkal,” ujarnya.

Dikatakanya, sampai saat ini situasi keamanan tetap kondusif.

“Untuk pengamanan kepolisian menerjunkan 450 personal, TNI 110 personal, mulai dari pengawalan di kecamatan sampai pendopo kabupaten, Dishub 1 peleton, dari Satpol PP 1 peleton. Selain pengamanan di dalam lokasi pelantikan, sebagian di luar pagar lokasi parkir dan pengamanan dari kelompok yang akan melakukan aksi demo,” terangnya.

Kompol Basuki menghimbau, walaupun saat ini masih ada permasalahan terkait Pilkades, agar warga Desa Pager tetap menjaga keamanan dan tetap menjalin silaturahmi antar warga.

“Jangan sampai permasalahan ini membawa dampak yang negatif dalam berkehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. (Arso).