Bursa Wabup Trenggalek Sisa Masa Jabatan Bergulir

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Proses pembentukan panitia pemilihan calon wakil bupati Trenggalek sisa masa jabatan 2016 – 2021 telah dilakukan oleh DPRD Trenggalek melalui rapat Paripurna Kamis (13/6). Namun penentuan siapa yang bakal menjadi kandidat calon wakil bupati, pengganti Muchammad Nur Arifin diprediksi banyak kalangan akan berjalan alot.

Pasalnya dari kelima partai politik pengusung pasangan Cabup – Cawabup terpilih periode 2016 – 2021 (DR.Emil Elistanto Dardak – H.Moch.Nur Arifin) yaitu, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai PAN, Partai Demokrat dan PDIP sampai saat ini belum ada tanda – tanda siapa dua nama bakal calon yang akan mendapatkan restu untuk disodorkan ke panitia pemilihan DPRD Kabupaten Trenggalek.

Namun menariknya dari sebagian parpol pengusung ternyata ada yang sudah memiliki figur yang bakal diusung, namun siapakah nama – nama figur tersebut masih dirahasiakan. Masih dari partai Golkar yang sudah kuat akan mencalonkan kadernya, H. Samsuri yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Trenggalek periode 2014 – 2019.

Sementara itu dari partai PAN, PDIP, GERINDRA dan Demokrat belum ada keterangan siapakah figur yang nantinya akan diusulak menjadi calon wakil bupati sebagai pendamping Bupati Moch Nur Arifin. Kuat kemungkinan masih belum dimunculkan figur siapakah bakal calon yang akan diusulkan, dikarenakan masih lemahnya komunikasi diantara parpol pengusung, “ untuk saat ini kita masih menunggu untuk komunikasi antar ketua partai pengusung, guna mendapatkan dua nama yang bisa disepakati nantinya,” ucap Nur Hadi Rohkmad, Ketua DPC Partai Gerindra Trenggalek.

Ditempat terpisah ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Trenggalek, Imam Muslih, saat diminta komentarnya oleh Koran Pojok Kiri, Minggu (16/6)mengatakan jika pihaknya sampai saat partainya belum ada gambaran siapa figur yang bakal akan diberikan dukungan, dikarenakan masih dalam tahap sosialisasi.

”Memang sampai saat ini belum ada figur yang akan merapat ke partai kami,” tuturnya.

Sedang Partai Demokrat yang telah memiliki dua nama calon, hal tersebut seperti disampaikan oleh H.Mugianto S.Pd. M.Hum ketua DPC Partai Demokrat Trenggalek, kalau partainya sudah mengantongi dua nama, dimana dua figur ini sudah melakukan komunikasi intens. Namun saat ditanya siapa dua nama calon kandidat yang akan diusung Partai Demokrat, pihaknya memilih merahasiakan.

“Untuk sementara masih kita rahasiakan,” jawab Mugianto melalui pesan sosial Whatshap.

Sebagian kalangan pemerhati politik setempat, memprediksi dalam pengisian jabatan wakil bupati Trenggalek sisa waktu 2016 – 2021, akan berlangsung alot dan diprediksi bisa melampaui batas waktu yang diberikan kepada panitia selama 45 hari, “ kuat kemungkinan pada tahapan sekarang ini tidak akan ketemu kesepakatan siapa calon yang bakal diusung oleh parpol koalisi, dikarenakan beredar kabar bahwa figur yang selama ini mencuat kurang diminati oleh sang Bupati,” ucapnya.(ham)