Terungkap, Pelaku Pembunuhan di Pelalawan Ternyata Penyuka Sesama Jenis

pelaku dan barang bukti saat diamankan di Polres Pelalawan
pelaku dan barang bukti saat diamankan di Polres Pelalawan

PELALAWAN, KANALINDONESIA.COM: Polres Pelalawan berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan korban JS (21), yang jenazahnya dikubur dalam kondisi telanjang di belakang rumah warga di Desa Petani, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan yang terjadi Jumat (05/07/2019) lalu. Ternyata pelakunya adalah seorang yang memiliki kelainan seks (penyuka sesama jenis).

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian, dalam pers rilis yang digelar Polres Palalawan, Senin (08/07/2019).

Kepada sejumlah awak media disampaikan, pelaku pembunuhan terhadap korban JS adalah berinisial AM warga jalan Ambisi, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. 

“AM sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan juga sudah kita tahan di Mapolres Pelalawan dan akan kita jerat dengan pasal berlapis,”ujar Kasat Reskrim Polres Palalawan AKP Teddy Ardian.

Disampaikan AKP Teddy Ardian, dari hasil penyidikan, motif pembunuhan adalah adanya prilaku seks menyimpang pelaku yang menyukai sesama jenis.

“Awalnya tersangka AM dan korban JS berkenalan di Jalan Ambisi, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pertemuan itu juga membuahkan hasil kesepakatan dua orang ini bekerjasama berjualan bakso dengan AM sebagai pemodal. Keesokan harinya, keduanya melakukan survei untuk berjualan,”terang Kasat.

Sebelum melihat lokasi yang direncanakan untuk tempat berjualan bakso, AM mulai beraksi dengan membawa korban menginap di rumah adiknya yang berada di Kecamatan Bunut.

AM mengajak korban mandi bersama, disaat berada di dalam kamar mandi inilah tersangka mengajak korban berhubungan badan.

“Tak terima tawarannya ditolak, tersangka mengambil sepotong kayu bulat seukuran tangan orang dewasa. Lalu tersangka memukul korban pada bagian tengkuk dan jatuh pingsan, lalu tersangka menusuk dada korban dengan pisau tajam. Hingga akhirnya korban tidak bernyawa lagi. Nah disaat korban sudah meninggal itulah tersangka menyetubuhi korban sepuasnya dan lalu menguburnya di belakang rumah,”tegas Kasat reskrim. Jcr