Menjadi Irup Pembukaan TMMD ke 105, Bupati Trenggalek Siap Manfaatkan Buka Perekonomian Warga

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Bupati Trenggalek, Jawa Timur, H Moch Nur Arifin, yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 berharap kegiatan ini nantinya akan membuka akses wilayahnya yang terpencil menjadi makin terbuka secara perekonomiannya.

Upacara pembukaan TMMD di kabupaten penghasil Tempe Kripik ini berlangsung di Lapangan olahraga milik Pemerintah Desa Suren Kecamatan Bendungan, Kamis, (11/07/2019).

Bupati Moch Nur Arifin mengatakan kesempatan adanya kegiatan TMMD di wilayah yang dipimpinnya akan dimanfaatkan untuk bersama-sama dengan warga masyarakat membuka isolasi wilayahnya yang memang kondisinya sulit terakases transportasi.

“Kita akan inventarisir sejumlah titik-titik daerah yang terpencil yang kondisinya butuh dibuka akses jalan transportasi,”katanya.

Menurutnya, Trenggalek yang mempunyai topografi bergunung-gunung masih butuh sentuhan dari banyak pihak agar bisa dipercepat proses pemajuan daerahnya.

“Dengan swakelola kita akan support TMMD ke 105 ini agar rakyat segera pulih dari keterbelakangan informasi, teknologi maupun pendidikan melalui dibenahinya infrastruktur jalan,”tuturnya.

Koordinasi yang dilakukan dengan stake holder diyakini Dia, mampu menyumbang factor kesuksesan TMMD untuk kesekian kalinya ditempatkan di Trenggalek.

“Sebelum pelaksanaan, Forpimda dan Forpimka (tingkat kecamatan-red) di masing-masing lokasi TMMD pastinya merencakan berbagai program yang nantinya mampu meningkatkan pembangunan,”tegasnya.

Nah, pembangunan itu tonggak utama perekonomian masyarakat di daerah terpencil, ditambahkan Bupati Nur Arifin.

Sementara itu Dandim 0806/ Trenggalek Letkol Dodik Novianto mengutarakan, selain program fisik, selama berlangsungnya program TMMD itu, Satgas nantinya juga bakal menggelar kegiatan non fisik.

“Pemberdayaan masyarakat juga hal penting yang kita laksanakan dalam TMMD,”ungkapnya.

Selain penyuluhan hukum, tambah Dandim Dodik, masyarakat di lokasi TMMD nantinya juga akan dibekali penyuluhan tentang pentingnya meningkatkan pola hidup sehat hingga meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Itu sudah masuk di dalam program tetap TMMD. Jadi, ada juga program non fisik. Program itu, ditujukan untuk meningkatkan SDM masyarakat, terutama mengenai pembekalan ataupun pelatihan kreatifitas dan home industri,”terangnya.

Terpisah Danrem 081/DSJ Madiun,Kolonel Inf Masduki, SE yang menyaksikan pembukaan TMMD ke 105 di Kabupaten Trenggalek ini menegaskan, kegiatan ini merupakan penguatan sinergitas antar TNI/Polri, pemerintah dan masyarakat untuk mencapai adil makmur di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Penggalangan integritas antar penyelenggara dan pengamanan Negara berikut masyarakatnya demi terwujudnya sinergitas dalam pembangunan bangsa seutuhnya,”pungkasnya.(ham)

HUTke 4 kanalindonesia.com.