Belum Lama Keluar Dari Penjara, Pengedar Narkoba Kembali Mendekam Dibalik Jeruji Besi

BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM – Belum lama keluar dari penjara setelah menjalani hukuman selama 6, 8 tahun. Seorang residivis inisial M (46) warga Kampung Agung Desa Langkap Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Kembali harus mendekam dibalik jeruji besi dan merasakan dinginya sel tahanan Mako Polres Bangkalan. Setelah diangkap mengedarkan narkoba jenis sabu – sabu dengan berat total 126,7 gram.

“Tersangka M ini terbilang unik dalam menjalankan aksinya sebagai pengedar narkoba,” terang Wakapolres Bangkalan, Kompol Hendy Kurniawan kepada puluhan awak media saat menggelar konfrensi press di Mako Polres Bangkalan, Senin, (15/7/2019).

Yang dimaksud unik itu, menurut Kompol Hendy Kurniawqn, ketika tersangka M mengedarkan sabu -sabu tidak seperti pengedar narkoba lainya. Biasanya kalau memesan maupun membeli narkoba. Selalu berkomunikasi lewat HP dan transportasinya dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Namun tsk M dalam mengedarkan sabu — sabu sangat pintar Atau secara langsung dibetikan kepada pemesan fitempat tersembunyi dan berjalan kaki. Semua yang dilakukan tersangka tersebut untuk mengelabui aparat dan gerak – geriknya tidak bisa dilacak.

“Tetapi 9 anggota yang sudah terlatih dan dipimpin langsung Sat. Narkoba yang berpengalaman, AKP Soekris Trihartono. Tersangka M berhasil dibekuk,” paparnya.

Saat ini tersangka M diinapkan dihotel prodeo Mako Polres Bangkalan beserta puluhan poket sabu – sabu seberat 26,7 gram, 2 unit HP dan pembungkus plaatik kecil sabu- sabu. Disita sebagai barang bukti.

“Tersangka M akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) jo 132 ayat (1) UU RI Nomer 35 Tahun 2009. Dengan ancaman jukuman penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun,” pungkaa Wakpolres Bangkalan. (yans).