KPU Ponorogo Gelar Rapat Evaluasi Fasilitas Kampanye Pemilu 2019

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo menggelar rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu tahun 2019, di rumah makan Sami Lumayan, Rabu (31/07/2019).

Kegiatan Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu tahun 2019 hari ini diselenggarakan sesuai dengan amanat Peraturan KPU RI setelah pelaksanaan pemilihan umum serentak 2019, selanjutnya dilakukan evaluasi fasilitasi kampanye. Hasilnya dikumpulkan untuk rekomendasi terkait fasilitasi kampanye Pemilu 2019 yang akan disampaikan ke KPU RI melalui KPU Provinsi.

“Evaluasi ini dilaksanakan agar dapat menjadi koreksi dan perbaikan, serta membuat rekomendasi ke KPU RI guna mengakomodir kepastian hukum parpol dalam rangka menjaring permasalahan di lapangan, guna penyelenggaraan dan pelaksanaan pemilihan umum yang lebih baik kedepannya,”ucap ketua KPU Kabupaten Ponorogo, H Munajat.

Dijelaskan Munajat, pelaksanaan dan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kabupaten Ponorogo relatif sukses. Hal ini dapat dilihat sebagai indikator yaitu salah satunya adalah terkait dengan integritas penyelenggara bahwa tidak ada satupun penyelenggara beserta jajarannya yang dilaporkan ke DKKP. Indikator yang lain bisa dilihat dari kenaikan partisipasi masyarakat, yaitu di Pemilu 2014 partisipasi masyarakat sekitar 74% sedangkan pada Pemilu 2019 naik menjadi 80%.

“Harapannya, tahun depan Kabupaten Ponorogo yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 untuk partisipasi masyarakat lebih ditingkatkan kembali, sehingga Pilkada nanti dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar,”tuturnya.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan KPU Ponorogo, Ahmad Fauzi Hudamenyampaikan, kegiatan evaluasi fasilitasi Kampanye Pemilu tahun 2019 ini bertujuan untuk mengukur KPU dalam menyediakan atau memfasilitasi dalam tahapan kampanye tahun 2019 di Kabupaten Ponorogo. Sekaligus sebagai koreksi atas kekurangan, agar kedepannya bisa lebih baik.

“Dengan mengundang seluruh partai peserta pemilu 2019 dan awak media agar bisa memberi masukan dan kritikan kepada KPU tentang pemasangan Alat Peraga Kampanye(APK) yang sudah dilaksanakan pada pelaksanaan Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Ponorogo,”kata Ahmad Fauzi.

Sementara itu Komisioner Divisi Pencegahan Bawaslu Kabuapten Ponorogo Juwaini menyampaikan kritik dan saran,” data invetarisir masalah yang menjadi catatan Bawaslu, diantaranya kekurangan pemahaman peserta Pemilu dalam pemasangan APK, terjadi pemasangan APK di tempat yang tidak diperkenankan dan penambahan titik pemasangan APK di luar tempat yang diperbolehkan.

Ditambahkan Juwaini, yang menjadi evaluasi dalam penyelenggaraan kampanye akbar terbuka dari penemuan Bawaslu Ponorogo untuk wilayah Ponorogo cuma sekali saja yaitu partai Demokrat yang dilaksanakan di Alon-alon Kabupaten Ponorogo.

Hadir dalam kegiatan tersebut  H. Muhajat (Ketua KPU Ponorogo); Kapten Inf Usman Efendi (Pasi Intel Kodim 0802/Ponorogo); AKP Kusworo(Kasat Intelkam Polres Ponorogo); Muh. Syaifullah (Ketua Bawaslu Ponorogo); M. Kujaeni (Sekretaris KPU Ponorogo); Arwan Hamidi (Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Ponorogo); R. Gaguk Ika Prayitna (Komisioner Divisi Hukum Dan Pengawasan KPU Ponorogo); Ali Mahfudz SY (Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Ponogoro); Ahmad Fauzi Huda (Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan KPU Ponorogo); Juwaini (Komisioner Divisi Pencegahan Bawaslu Ponorogo); Dyah Rateh (Perwakilan Dinas DPM PTSP Ponorogo); Bambang Windu (Perwakilan Satpol PP Ponorogo); ketua, sekretaris dan LO/ perwakilan Parpol peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Ponorogo serta sejumlah awak media.