Artis Terry Putri Percayakan Baznas Untuk Kurban Kambing

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Artis sinetron dan presenter Terry Putri mempercayakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk kurban kambing seharga Rp 2,5 juta dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Menurut Terry, tahun sebelumnya ia juga kurban kambing melalui Baznas sehingga data pribadinya masih tersimpan.

“Saya kurban kambing seharga Rp 2,5 juta. Biasanya saya kurban bersama kedua orangtua, namun kini kurban sendiri karena kedua orangtua sudah meninggal,” ujar Terry ditemui di kantor layanan Baznas, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Kanan kiri : Artis Terry Putri bersama Anggota Baznas, Emmy Hamidiyah dan Anggota Layanan Baznas, Agus Margono seusai menunaikan kurban kambing di kantor layanan Baznas, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Bagi Terry, berkurban merupakan investasi terbaik di dunia dan akhirat. Selain itu, berkurban juga memiliki manfaat yang luas.

Terlebih lagi Baznas sebagai bahan pemerintah yang menangani pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sedekah mempunyai program “Kurban Berdayakan Desa” sehingga sesuai dengan yang diinginkan Terry yakni ingin menunaikan ibadah sekaligus membantu menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

“Berkurban tidak hanya sekedar ibadah yang benilai sangat besar untuk akhirat, tapi ibadah untuk keuntungan dan kebahagiaan dunia. Dengan berkurban alhamdulillah saya ikut mendukung pemberdayaan masyarakat dan menggerakan ekonomi,” kata wanita cantik yang wajahnya mirip penyanyi Syahrini.

“Memang sih kalo kurban, secara konvensional kita akan melihat hewan yang akan dikurban dan ada akad atau semacam penyerahan hewan kurban dan doa untuk kita. Di Baznas ada akadnya dan ada laporan bahkan ada fotonya termasuk penyaluran daging kurban. Kita akan mendapatkan laporan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Baznas, Emmy Hamidiyah menyambut baik kedatangan Terry menunaikan kurbannya di Baznas.

Ia juga menjelaskan melalui program “Kurban Berdayakan Desa”.akan mendorong peningkatan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan budaya di masyarakat desa. Sebab hewan ternak dibeli, disembelih dan dibagikan kepada masyarakat desa.

Dalam program jangka panjang, kata Emmy, Baznas mengembangkan Program Balai Ternak di berbagai desa di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak kecil di desa.

Dalam sebuah studi, Baznas serta Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Indonesia (UI) menghitung potensi perputaran uang dari perdagangan hewan tiap tahun mencapai Rp69,9 Triliun.

Kesadaran umat Islam di Indonesia untuk berkurban meningkat setiap tahun. Data pemerintah menyebutkan, jumlah hewan kurban tahun 2018 naik sebesar 5 persen dari tahun sebelumnya menjadi 1.504.588 ekor.

Dari jumlah tersebut, maka nilai kurban umat Islam diperkirakan sebesar Rp 10, 143 Trilyun.

“Ini adalah jumlah yang besar untuk mengurangi angka kemiskinan para peternak di desa jika dikelola dengan benar. Sebagian besar peternak rakyat masih tergolong miskin, karena bagian terbesar keuntungan kurban justru dinikmati orang kota yang menjadi pedagangnya,” tutur Emmy. @Rudi