Dinas Pertanian dan Pangan Temukan Cacing Pita di 9 Hewan Kurban di Kabupaten Kendal

Pemeriksaan Hewan Kurban, Dinas Pertanian dan Pangan temukan cacing pita.

KENDAL – KANALINDONESIA. COM

Sebanyak 9 hewan kurban sapi di Kabupaten Kendal yang mengandung cacing pita. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal di beberapa tempat.
Hewan sapi yang terkena cacing pita di antaranya di Kaliwungu 2 ekor, Kaliwungu Selatan 2 ekor, Kota Kendal 2 ekor, Kecamatan Patean 1 ekor, dan Kecamatan Gemuh 2 ekor.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Eko Tri Jatmiko mengatakan, ada 33 petugas kesehatan hewan yang ditugasi untuk melakukan pengecekan hewan kurban di Kabupaten Kendal. Pemeriksaan dilakukan sebelum hewan kurban disembelih dan setelah disembelih.
“Pemeriksaan sebelum hewan disembelih untuk memeriksa kesehatan hewan yang layak disembelih, sedangkan pemeriksaan setelah hewan kurban disembelih dilakukan untuk mengetahui penyakit di bagian organ dalam tubuh hewan, seperti hati dan lidah hewan,” ungkapnya, Minggu (11/8).
Ia menjelaskan, Hewan sapi yang organ hatinya mengandung cacing pita tidak boleh dikunsumsi dan harus dibuang dengan cara dipendam di dalam tanah, karena berbahaya bagi orang yang mengonsumsi. Pihaknya juga menyarankan untuk pembungkus daging kurban menggunakan kantong plastik kresek berwarna bening.
“Jangan pakai plastik kresek warna hitam karena mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Gunakan plastik kresek warna putih bening,” jelasnya.
Pemeriksaan hewan kurban juga dilakukan di Masjid Agung Kendal. Dari tujuh ekor sapi, ada satu ekor sapi yang organ hatinya mengandung cacing pita. Petugas pun meminta kepada panitia untuk membuang hati sapi yang mengandung cacing pita.
Ketua Panitia Idul Kurban Masjid Agung Kendal, KH Ali Chasan mengatakan, pada Hari Raya Idul Adha 2019, pihaknya menerima tujuh sapi dan tiga kambing.
‘’Hewan kurban sapi itu ada yang atas nama satu orang maupun tujuh orang. Hewan kurban setelah disembelih dan dipotong-potong, kami bagikan kepada warga yang kurang mampu. Satu kantong plastik berisi sekitar 2,5 kg – 3 kg,’’ jelasnya.
Sementara Ketua Takmir Masjid Agung Kendal, KH Makmun Amin, menambahkan, selain penyembelihan hewan kurban, pihaknya juga menyelenggarakan sunatan massal. Sunatan tersebut diikuti 131 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal.
‘’Kitanan masal tersebut tidak hanya diikuti anak-anak dari keluarga tidak mampu, namun banyak juga dari kalangan orang mampu. Orang tua berharap, agar anak yang dikhitan di masjid, kelak menjadi anak yang ahli ibadah,’’ tuturnya. (Eko)