Bupati Trenggalek Sampaikan Keinginannya Untuk Saling Berbagi di Idul Adha

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Bupati Trenggalek, Jawa Timur, H Moch Nur Arifin, berharap momentum Hari Raya Idul Adha 10 Julhijjah 1440 H sebagai wadah untuk menggugah kembali tali solidaritas dengan senantiasa berempati kepada saudara-saudara yang tertimpa musibah maupun yang kurang secara ekonomi di kabupaten yang terkenal dengan Pantai Prigi nya ini.

Menurutnya, sejalan dengan perayaan HUT ke 74 Kemerdekaan RI , hari raya Kurban ini harusnya menjadi spirit dan semangat bangsa untuk selalu berjuang dari keterbelakangan dan mewujudkan kemajuan daerah dalam segala bidang.

“Jadikan momentum ini untuk menyemangati daerah dalam mencapai cita-cita dan tujuan agar Trenggalek segera meroket,”ucapnya, Minggu,(11/8).

Trenggalek Meroket, dikatakan Arifin, dimulai dari semangat kebersamaan antar sesama dan antar umat yang tentunya dari berbagai macam suku , agama dan golongan hingga terwujud Indonesia yang aman dan damai.

“Generasi penerus kita siapkan dan didukung dengan terjadinya ukhuwah tali kesinambungan antar sesama,” katanya.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat Trenggalek baik yang berdomisili di daerah ini maupun yang sukses di perantauan dengan kesadaran masing-masing telah membagikan sebagian rizkinya berupa hewan kurban yang disembelih diantero Trenggalek.

“Atasnama Pemkab saya mengucapkan banyak terimakasih dan mudah-mudahan menjadi amal sholeh,”tuturnya.

Arifin juga menghimbau kepada warga Trenggalek yang sudah mampu dalam strata ekonominya untuk senantiasa membagikan sebagian hartanya untuk disedekahkan kepada fakir miskin seperti halnya dalam bentuk berkurban.

“Idul Kurban bermakna berbagi dengan sesame, maka silakan bagi yang merasa sudah mampu untuk selalu bersyukur kepada Alloh SWT dengan berbagi sebagian hartanya,”harapnya.

Dalam momentum Idul Kurban ini, Bupati Moch Nur Arifin juga mengajak selalu menanamkan kepekaan sosial, kepedulian dan semangat silaturrahim antara sesama manusia.

“Sifat kerelaan mau berkorban dan tolong menolong hendaknya menjadi landasan dari langkah kita sehari-hari dalam membangun kebersamaan untuk mewujudkan masyarakat Trenggalek yang Meroket dan bermartabat,” pungkasnya.

Usai kutbah Idul Adha, Bupati Moch Nur Arifin sempatkan diri menyalami jemaah yang lain dengan diiringi kumandang selawat nabi serta membentuk banjar berkeliling.(ham)

Hikmat korban sangat relevan dijadikan semangat pemersatu saling bahu membahu dalam proses pembangunan ditanah samawa yang sama-sama kita cintai dan Momentum yang tepat untuk mengasah keimanan dan kepudian kepada sesama serta membangun kualitas sebagai peribadi yang sabar tahan uji mengahadapi setiap ujian

Hadir dalam sholat idul adhah bertempat dilanpangan Wisma Daerah tersebut. Bupati Sumbawa berserta Istri dan Wakil Bupati beserta Istri serta Organisasi Perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah daerah serta yang bertindak sebagai imam adalah Drs H Abdullah Sy S.Ag (Imam Majid Agung Nurul Huda DAN khotib Drs. H. Syukri M.Si (Kepala Kantor Kementrian Agama Sumbawa).(Ham)