Desa Jabon Mekar Jadi Tempat Puncak Acara Kurban Berdayakan Desa

BOGOR, KANALINDONESIA.COM — Merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melakukan kegiatan penyembelihan hewan kurban di 20 provinsi di Indonesia melalui program Kurban Berdayakan Desa.

Dengan penyebaran di 41 titik, puncak kegiatan tersebut dilakukan di Desa Jabon Mekar, Parung, Bogor yang dilakukan pada hari Minggu (11/8/2019).

Hadir dalam puncak acara itu antara lain Ketua Baznas, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA CA; Anggota Baznas, Prof. Dr. Mundzir Suparta, Wakil Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH Ubaidillah; Kepala Desa Jabon Mekar, Ana Yuliana; dan Camat Parung, Daswara Sulanjana.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Prof. Bambang Sudibyo mengatakan, penyembelihan hewan kurban ini berlangsung hingga hari tasyrik terakhir untuk melayani para Pekurban yang menunaikan ibadahnya di akhir waktu.

“Hingga Hari Raya Idul Adha hari ini (Minggu 11/8 – red) masyarakat masih terus menunaikan kurbannya melalui Baznas. Sehingga kami masih membuka layanan melalui berbagai kanal pembayaran yang tersedia,” ujar Bambang.

Ketua Baznas, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA CA pada puncak acara program Kurban Berdayakan Desa di Desa Jabon Mekar, Parung, Bogor, Minggu (11/8/2019). 

Menurutnya, Desa Jabon Mekar dijadikan tempat puncak acara Kurban Berdayakan Desa 2019 karena daerah tersebut banyak kaum mustahik atau yang membutuhkan dan berhak menerima manfaat zakat infak sedekah. Selain itu, daerah ini dekat dengan ibukota Jakarta.

“Pekurban kebanyakan tinggal di perkotaan, mereka ingin acaranya di pedesaan, dekat dengan ibukota Jakarta dan banyak kaum mustahik,” ungkap Bambang.

Mantan Menteri Keuangan RI ini menjelaskan, di Desa Jabon Mekar, Baznas menyiapkan 44 ekor kambing dan satu ekor sapi disembelih untuk dinikmati oleh 920 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu. Warga dari lima Rukun Warga (RW) hadir di lokasi pemotongan hewan kurban untuk menyiapkan daging yang akan dibagikan kepada warga.

“Kambing dan sapi kurban yang disembelih ini didatangkan dari para peternak desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ini sesuai dengan konsep Program Kurban Berdayakan Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui perputaran roda ekonomi yang menguat, peningkatan gizi masyarakat, dan budaya gotong royong yang makin erat. Dengan kesejahteraan yang meningkat, diharapkan dapat berdampak pada meningkatnya pendidikan bagi masyarakat desa,” jelasnya.

Dalam puncak acara program Kurban Berdayakan Desa di Desa Jabon Mekar, turut berkontribusi stasiun televisi RTV yang menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Baznas mengembangkan Program Balai Ternak di berbagai daerah sebagai upaya pemberdayaan bagi para peternak desa. Saat ini bukan saja menghasilkan hewan ternak untuk berkurban, namun telah muncul industri-industri turunan seperti usaha pakan ternak, pupuk kompos dan budidaya tanaman hias,” imbuhnya. @Rudi