Polres Trenggalek Gelar Peringatan HUT ke 74 RI Bersama Tukang Becak dan Ojol

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kepolisian Resort Trenggalek, Polda Jawa Timur, menggelar peringatan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia bersama tukang becak dan ojek online (Ojol) di wilayah setempat.

Acara yang dikemas dalam bentuk do`a bersama dan syukuran di area taman batu Mapolres ini dikuti puluhan tukang becak dan Ojol,Senin (19/8).

Dalam acara tersebut hadir diantaranya Kabagops Kompol Haryanto, S.H., Kabagren Kompol Purwo Atmojo Rumantyo, S.Sos., M.Si., Analis Kebijakan Pertama Bidang Perencanaan Kompol Siti Munawaroh, S.H., Kasatbinmas AKP Suyono, S.H., M.Hum, pejabat utama dan anggota Polres Trenggalek.

Kompol Purwo Atmojo Rumantyo mengatakan, sebagai warga negara Indonesia harus bersyukur bahwasanya atas perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan Negara Indonesia sampai detik ini masih tegak berdiri.

“Kita merenungi dan mensyukuri nikmat kemerdekaan ini yang telah diperjuangkan pahlawan kita,”ungkapnya.

Tugas sebagai generasi penerus adalah mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dengan memberikan yang terbaik bagi negara, menjaga kerukunan serta memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semua komponen memiliki peran serta sesuai porsi masing-masing termasuk tukang becak maupun driver Ojol yakni memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat,”ujar Kompol Purwo.

Acara yang dikemas semi formal inipun lebih semarak saat Kompol Purwo melempar beberapa pertanyaan (kuis) seputar wawasan kebangsaan seperti pengucapan Pancasila dan menyanyikan lagu-lagu wajib nasional kepada semua yang hadir dan bagi yang bisa menjawab sudah disiapkan beberapa hadiah menarik.

Sementara itu, Kasatbinmas AKP Suyono menegaskan, acara tersebut merupakan upaya dari Satbinmas untuk membangun silaturahmi dan sinergitas antara pihak Kepolisian dengan para pekerja bidang transportasi umum.

“Agar mereka juga bisa ikut serta merasakan euforia peringatan hari kemerdekaan dan meningkatkan jiwa nasionalisme serta lebih mencintai tanah air Indonesia,” jelas AKP Suyono.

AKP Suyono menambahkan, pihaknya berharap baik becak maupun Ojol bisa menjadi moda transportasi yang mengedepankan ramah lingkungan yang tentunya tetap memperhatikan faktor keselamatan di jalan.

“Becak dan Ojol merupakan mitra dalam bekerja, saling membantu dan mengisi satu sama lain. Masing-masing sudah memiliki pangsa pasar sendiri,” ucap AKP Suyono.

Lebih lanjut, AKP Suyono juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali menggelar lomba melukis becak seperti yang pernah dilaksanakan tahun lalu. Para tukang becak tinggal menyiapkan becaknya dan akan dilukis oleh para peserta lomba.

“Kalau becaknya bagus, keren pastinya akan lebih banyak penumpang dan tentunya akan meningkatkan kesejahteraan dari para tukang becak sendiri,” pungkasnya.(ham)