Mensiasati Ketergantungan Gawai Online dengan Offline di Aksi Panggung Musik Chapter

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Banyak hal yang bisa dilakukan di era online digital saat ini, namun jangan sebaliknya membuat kita lupa beraktivitas di luar rumah.

Memang di dalam rumah pun kita bisa melakukan aktivitas, namun terbatas. Jika di rumah kita bisa enjoy, mengapa di luar rumah pun tidak kita ciptakan hal yang sama, selalu menikmati suasana dimanapun berada.

Hal inilah menjadi inspirasi bagi Didin Yuniardi selaku pemerhati pendidikan keluarga untuk mengajak komunitas musik melakukan sesuatu hal yang jangan sampai hilang, yaitu menyalurkan hobi apapun dengan nilai silaturahmi, sehingga jangan sampai gadget, gawai hingga medsos mengurangi nilai silaturahmi yang ada.

Keinginan Didin bergayung sambut dengan menggandeng Jaring Event Organizer di bawah tata kelola Jaring Solusi Indonesia, dengan mengadakan event bertajuk “Music Chapter” di sebuah cafe di bilangan Andara Pondok Labu, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

“Di event music chapter ini, 5 Band tampil dengan genre yang berbeda Jazz, Pop dan Rock. Mereka memang bukan band yang terkemuka, namun masing-masing penampilan band mampu menyuguhkan sajian menarik dan apik,” kata Didin.

Kelima Band yang tampil adalah Beatles Community, Hans Family Band, Muspro Band, Lucky Free Band dan Dawn Throne Band. Acara yang dimulai jam 12.00 berakhir hingga jam 15.00 dihadiri lebih dari 50 penonton.

Dalam acara itu semua hadirin menikmati penampilan setiap band, mendengar dan sambil bermusik serta bersilaturahmi, melampiaskan hobi yang terpendam, menyalurkan bakat musik di panggung hingga memperbanyak pertemanan.

Penampilan Beatles Community sebagai band pembuka, mangangkat lagu-lagu Beatles dan mengenang kembali band legendaris dari Inggris. Personil dari Beatles Community adalah Prihantoro (Vocal & Rhtyem), Didin Yuniardi (Backing Vocal & Melody), Herry Prasetyo (Backing Vocal & Bass) dan Firman Aditya (Drummer)

Hans Family Band adalah band dalam keluarga, mereka berharap dua lagu pun cukup untuk melampiaskan hobi menjadi salah satu ‘jembatan’ untuk keharmonisan keluarga. Adapun personil Hans Family Band adalah Lala (Vocal), Deri (Rhytem), Reza (Drummer), Prihantoro (Bass) dan Seno Aji (Melody).

Muspro Band yang bergenre Jazz membawakan tujuh lagu apik dengan skill permainan guitar yang mumpuni. Pemain guitar ini adalah the best guitar di Universitas Indonesia berturut-turut. Muspro Band hanya 2 personil yaitu Jazeed (Vocal & Melody) dan Abi (Rhytem).

Lucky Free Band membawakan lagu pop dengan konsep top forty, mereka adalah para karyawan di salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Adapun personel Lucky Free Band adalah Aziz Yahuza (Vocal), Firman Aditya (Melody), Akma Lazuardi (Keyboard), Diendra (Drummer) dan Namos (Bass)

Dawn Thorne Band membawakan lagu-lagu Deff Lepard, walau usia pemain sudah di atas 50 tahun, penampilan mereka tidak kalah menarik dengan penampilan pemusik lainnya. Personil terdiri dari Erry (Vocal), Ariando Rivai (Rhytem), Wino (Melody), Dedi Ndink (Drummer) dan Didin Yuniardi (Bass).

“Acara ini diadakan sebagai solusi bahwa penggunaan media sosial tak kenal usia, dari anak-anak hingga orang tua. Media sosial hampir mengubah cara masyarakat modern berkomunikasi sepenuhnya. Memang bermanfaat, namun jika kita tidak memilih silaturahmi face to face, akan menjadi kendala di kemudian hari, inilah jawaban bahwa hobi dan silahturahmi kita harus tersalurkan secara langsung, kita bukan hanya mampu menyalurkan bakat, namun mampu menjalin persahabatan dan menemukan kawan baru, jelas Didin Yuniardi yang sehari-hari masih bertugas sebagai The Bankers, dengan hobi bermusik ini.

Didin mempunyai rencana ke depan, event seperti ini akan berlanjut, hingga ajang festival band atau event lainnya yang bermanfaat buat masyarakat sekitarnya.

“Kami mengajak keterlibatan semua pihak, untuk tetap dapat memberikan sedikit kontribusi pada masyarakat sekitarnya, dengan terus mengadakan forum dan komunitas apa saja yang menjadikan kita tidak tergantung dengan dunia online dalam bersilaturahmi,” tutur Didin. @Rudi