Pemancangan Gedung Rawat Inap Lantai II RSUD Ploso, Molor Dari Target Schedule

Alat pemancang saat memasang tiang pancang di RSUD Ploso

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Tahapan kegiatan pemancangan proyek gedung rawat inap lantai II RSUD Ploso, Jombang Jawa Timur, terlambat dari schedule. Seharusnya pemancangan yang ditargetkan selesai selama 9 hari kerja, ternyata mengalami keterlambatan.

Keterlambatan kegiatan pemancangan proyek gedung rawat inap lantai 2 RSUD Ploso senilai Rp 9,4 miliar dari targetnya ini dikarenakan kendala faktor kesiapan alat crane dan pengiriman material tiang pancang tersendat.

Ditemui dilokasi proyek, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Ploso, Heru Purwanto, membenarkan adanya keterlambatan tersebut. ”Ya memang kemarin targetnya 9 hari (akhir Agustus, red) bisa tuntas semua. Namun karena ada beberapa kendala sehingga kegiatan pemacangan molor,” ujar Heru, Selasa (11/9/2019).

Lebih lanjut Heru mengatakan, faktor molornya kegiatan pemancangan lebih khusus dikarenakan kendala pada, alat pemancang. ”Kemarin pekerjaan sempat tersendat sekitar tiga hari, sebab ada kendala teknis tali sling crane putus, termasuk mesin hidrolis sebelumnya mengalami bocor,” katanya.

Selain itu, Heru juga membenarkan bahwa ada kendala lain, yakni kesiapan material tiang pancang. Meski produksinya diklaim sudah tuntas, namun ada kendala pengiriman barang. ”Kemarin juga terkendala material yang tidak dikirim-kirim lantaran kesulitan armada,” terangya.

Meski saat ini, imbuh Heru seluruh material tiang pancang sudah didatangkan ke lokasi, sehingga pemancangan bisa dikerjakan secara maksimal.  ”Kemarin langsung dikebut pemasangannya. Tinggal satu titik saja,” tegasnya.

Ketika ditanya progress kegiatan tersebut, Heru memaparkan untuk proyek gedung rawat inap ini masih on progress. Dari 10 Minggu masa kerja sudah mencapai 14 persen dari target 12 persen. ”Meski saat ini pemancangan masih berlangsung pekerjaan lainnya juga berjalan. Sehingga pekerjaan masih on progres,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi kemarin (10/9) sejumlah material tiang pancang masih belum terpasang. Bahkan, terlihat kegiatan pemancangan masih berlangsung. ”Kemungkinan hari ini, pemancangan sudah selesai,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, proyek gedung rawat inap lantai II RSUD Ploso, alami keterlambatan dari schedule pelaksanaan awal. Hal ini diakibatkan, adanya kendala teknis. Diantaranya, matrial tiang pancang pada perencanaan awal bukanlah standart SNI. Termasuk rusaknya alat pemancang.(elo)