Seekor Paus Tutul Terdampar di Pesisir Pantai Dusun Krajan Desa Bades Pasirian, Lumajang

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM: Seekor ikan paus tutul berukuran panjang sekitar 6 meter dan lebar 1 meter ditemukan warga di pesisir Krajan, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Lumajang

Ikan paus tutul tersebut saat ditemukan terdampar di pinggir pantai dalam kondisi masih hidup, namun selang beberapa saat akhirnya mati karena dimungkinkan terlalu lama berada di pesisir pantai.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh masyarakat Dusun Kajaran yang rumahnya dekat pesisir, yang saat itu melihat ada benda besar, dan setelah didekati ternyata seekor ikan paus. Selanjutnya setelah diperhatikan beberapa saat ikan tidak bergerak sama sekali, lalu dihubungilah Kepala Dusun  Kajaran, Siyo dan diteruskan menghubungi Polsek Pasirian.

Kapolsek Pasirian didampingi Danramil serta anggota SKD yang mendapati laporan langsung mendatangi TKP tersebut.  Kondisi paus sepanjang 6 meter ini masih utuh dan segar karena terseret ombak pasang dan akhirnya terdampar.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengungkapkan, “ini kali kedua saya mendengar adanya paus terdampar di Lumajang. Kali ini ukuran pausnya lebih kecil dari sebelumnya, dan indikasi sementara paus ini terseret gelombang air pasang sehingga terdampar di pesisir pantai lalu mati akibat dehidrasi,”ucapnya Kapolres Kelahiran Makasar ini.

Lebih lanjut dikatakanya,”kami akan mengawasi bangkai paus ini agar tidak dieksploitasi oleh warga dan tetap utuh hingga pihak instansi terkait datang guna evakuasi bangkai ikan Hiu Paus ini,” ungkap AKBP Arsal yang juga merupakan alumnus S3 Universitas Padjajaran Bandung angkatan 2010.

Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiarto menjelaskan, “saya sudah berkoordinasi dengan pihak BBKSD untuk mengevakuasi bangkai paus tersebut. Seperti perintah Kapolres juga, saya akan mengamankan bangkai paus agar tidak diambil oleh masyarakat sekitar,” ujar Iptu Agus.