Mukomuko Terima Bantuan 18 Unit Alsintan

MUKOMUKO, KANALINDONESIA.COM — Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tahun ini kembali menerima bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan).

Bantuan Alsintan yang diterima tahun ini berjumlah 18 buah, yaitu traktor tangan roda 2 dan roda empat, cultivator dan pompa air.

“Kami berharap bantuan Alsintan segera disalurkan ke Kelompok Tani yang berhak. Agar segera dimanfaatkan dengan baik mengingat sudah masuk musim tanam Oktober-Maret,” ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy usai penyerahan bamtuan di Mukomuko, Senin (7/10/2019).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy. Foto : Dok. Humas Kementan

Menurutnya, bantuan diberikan sebagai pelaksanaan program pusat terhadap pengembangan serta peralihan teknologi pertanian dari tradisional ke modern. Sarwo Edhy berharap, setelah diterima maka akan langsung disalurkan pada kelompok tani sebagai penerima bantuan.

‘’Modernisasi alat pertanian sangat membantu dan menguntungkan petani. Sebab mereka lebih mudah dalam melakukan usaha pertanian mulai dari tanam sampai panen. Hal serupa juga dirasakan oleh pemerintah, karena bisa mendapatkan jaminan stok kebutuhan pangan melimpah dari petani,’’ kata Sarwo Edhy.

Sementara.itu, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Ali Mukhibin mengatakan, semua alat tersebut akan diserahkan pada kelompok tani yang membutuhkan. Sejauh ini belum dapat dipastikan kapan jadwal pembagian karena alat tersebut masih dalam proses penyerahan.

“Alsintan ini baru tiba. Bantuan alsintan ini dari pemerintah pusat melalui dana Tugas Perbantuan (TP) provinsi setempat,” kata Ali Mukhibin.

Salah satu contoh bantuan Alsintan kepada Pemkab Mukomuko. Foto : Dok. Humas Kementan.

Ali mengungkapkan, belasan unit alsintan bantuan dari pemerintah pusat tersebut saat ini masih disimpan di gudang pertanian, yang berada di belakang Dinas Kelautan dan Perikanan setempat.

“Setelah ini akan ada tim penerima barang yang datang ke daerah ini untuk melakukan pemeriksaan kualitas alat mesin pertanian ini sekaligus memastikan barang ini bisa difungsikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut disebutnya, sudah ada calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang diusulkan sebagai penerima bantuan. Yaitu, kelompok tani yang mengusulkan bantuan alsintan di 2018.

Sedangkan pembagian bantuan ini, masih menunggu penerbitan surat keputusan (SK) penetapan sebanyak belasan kelompok tani sebagai CPCL penerima bantuan alsintan dari kepala daerah setempat.

“Harus ada SK penetapan calon petani dan calon lokasi yang akan menerima bantuan alat mesin pertanian sebelum alat ini dibagikan kepada kepada kelompok tani di daerah ini,” tutur Ali Mukhibin. @Rudi