Di Glagah Lamongan Gelar Ngaji Budaya Dan Napak Tilas Dalam 1 Tahun Maiyah Turanggah

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Perjalanan 1 tahun Maiyah Tutanggah Lingkar Maiyah Glagah, mendatangkan budayawan dari Gresik Kris, Sholihin juru kunci makam Mbah boyopati, beserta suwignyo camat Glagah dan Gus Rofiq pengasuh ponpes Al Hambali tete. Sabtu (26/10/2019).

Dalam acara ini yang di adakan di balai kecamatan Glagah yang dihadiri para pemuda pemudi se-kecamatan Glagah dan juga ada dari luar kecamatan Glagah bahkan ada dari luar kabupaten Lamongan.

Juru kunci Mbah boyo pati Solihin mengatakan bahwa mbah danurekso punya julukan boyo pati sebab punya kelebihan njawel mungsu langsung mati”, Imbuhnya.

Suwignyo Camat Glagah menyampaikan saya merasa bangga apa yang diadakan Maiyah Turanggah ini karena kegiatan positif apalagi sampai mendatangkan budayawan Gresik, para pemuda pemudi Glagah harus tau sejarah Glagah sejarah orang Lamongan tidak boleh makan ikan lele sejarahnya bagaimana, dan saya teringat masa kecil dulu ketika ziarah ke mbah balun, Mbah boyopati dan Mbah Gadung mbarang”, imbuhnya

Selain itu, Kris mengatakan Lamongan adalah sebuah kerajaan Blambangan yang sebenarnya, kare a Adipati dipindah ke Banyuwangi maka nama kerajaan Blambangan di bawa ke Banyuwangi, kecamatan Glagah adalah bagian dari sejarah yang ada karena perjalanan pedagang melalui jalur Bengawan Solo dan Bengawanjero.

Para pemuda pemudi harus mencari tau sejarah tiap Desa yang ada di kecamatan Glagah. (Ruf)

Jurnalis : Omdik/Rouf

Kabiro    : Ferry Mosses