RSUD dr. H. Soewondo Sosialisasikan Perubahan Visi

RSUD dr. H. Soewondo Kendal sosialisasikan perubahan Visi

KENDAL – KANALINDONESIA. COM

RSUD dr. Soewondo Kendal terus mingkatkan pelayanan, baik dengan menambah tenaga maupun peralatan. Pada tahun 2020 mendatang rencananya akan menambah peralatan untuk penanganan penyakit jantung dan satu dokter spesialis THT.

Hal ini disampaikan Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr Soewondo Kendal, dr Rohmat saat Gathering dan Sosialisasi Perubahan Visi RSUD dr. H. Soewondo Kendal dengan tokoh masyarakat, wartawan, LSM, akademisi dan pelaku usaha pada rabu 30 Oktober 2019.

“Penambahan dokter spesialis dan peralatan ini untuk meningkatkan pelayanan di RSUD dr.H.Soewondo,” katanya.

Dokter Rohmat mengatakan, ada beberapa rencana penambahan fasilitas, terpaksa ditunda karena kendala anggaran akibat tertundanya klaim BPJS. Pada tahun 2019 ini tagihan BPJS mulai April sampai Oktober sebesar Rp 22 miliar belum dibayarkan.

Padahal uang tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membeli peralatan atau menambah fasilitas.

“Akibat tersendatnya pembayaran BPJS terpaksa rencana penambahan peralatan dan fasilitas menjadi tertunda,” ungkapnya.

Sementara Humas RSUD dr. Soewondo Kendal, dr. Muhammad Wibowo mengatakan, saat ini pihak rumah sakit tengah melakukan persiapan untuk penilaian akreditasi yang akan dilakukan pada tanggal 11-14 November 2019.

Menurutnya saat ini pihaknya berupaya untuk mempertahankan akreditasi rumah sakitnya yakni akreditasi Paripurna B.

“Karena ada penambahan kriteria penilaian yaitu rumah sakit pendidikan, maka visi rumah sakit harus berubah yaitu rumah sakit yang bermutu dan terpecaya, namun juga menjadi rumah sakit pendidikan,”tuturnya.

Dokter Bowo menjelaskan, bahwa perubahan visi pendidikan ini karena banyak mahasiswa yang melakukan praktek di sumah sakit, sehingga porsi pendidikan juga merupakan bagian dari penilaian akreditasi rumah sakit.

“Adanya mahasiswa yang praktek supaya dimanage dengan baik. Tujuannya supaya tidak mengurangi mutu pelayanan,” katanya. (eko)