Kurang Dari Satu Bulan, Atap Instalasi Gizi RSUD Ploso Belum Terpasang

Bangunan gedung instalasi gizi RSUD Ploso yang belum ada atapnya
Bangunan gedung instalasi gizi RSUD Ploso yang belum ada atapnya(foto: Elo_kanalindonesia.com)

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Kurang satu bulan masa pengerjaannya, pembangunan gedung instalasi gizi RSUD Ploso, Jombang Jawa Timur masih juga belum selesai.

Bahkan, meski struktur bangunan tersebut sudah hampir selesai, namun pada bagian atap bangunan masih tampak belum terpasang. Hal ini dikarenakan, ada kesalahan saat pemasangan gording (balok induk penahan atap).

Pantauan kanalindonesia.com di lokasi, kerangka atap sudah berada di atas. Namun, seluruhnya masih blong. Tak ada satu pun pekerja berada di lokasi.

Terpantau, sejumlah pekerja paling banyak fokus mengerjakan bagian bawah, yakni memasang keramik lantai dan dinding. Mereka tampak sibuk mengerjakan itu hingga menjelang istirahat siang.

Menurut keterangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Ploso, Heru Purwanto, pihaknya mengakui, saat ini belum terpasang atap pada proyek senilai Rp 1,3 miliar itu.

’Memang sekarang sudah hampir 80 persen progresnya, tetapi kemarin itu ada kesalahan perhitungan di jarak gording,’’ kata Heru, Rabu (06/11/2019).

Kesalahan pemasangan gording itu, sambung Heru berdampak pada atap. Yang mestinya atap sudah bisa terpasang, sementara menunggu penambahan.

’’Jadi lokasinya itu atap yang melengkung, nah di bagian penahannya itu. Kemarin disampaikan hari ini dan dilaksanakan ada penambahan,’’ kata Heru.

Lebih lanjut Heru menegaskan, kesalahan pemasangan itu terkait jarak. Yang semestinya dipasang tak sampai satu meter, dalam perjalananya dipasang dengan jarak itu.

’’Harusnya itu maksimal 60 centimeter, ternyata dipasang sampai satu meteran. Akhirnya atapnya tidak bisa dipasang, harus ditambah gording dahulu,’’ ungkap Heru.

Kendati bagian atas tak ada pekerjaan, sambung Heru pekerjaan di lokasi itu tetap dikerjakan. Sementara terfokus menyelesaikan lantai dan instalasi listrik.

’’Jadi biarpun di atas ada kesalahan pemasangan, yang di bawah kan masih kerja seperti lantai dan listrik itu kan sudah. Dari pada nunggu atas dahulu baru yang bawah, lebih baik tetap dikerjakan yang bawah,’’ pungkas Heru.

Pantauan di lokasi, proyek itu ada di belakang. Papan proyek yang dipasang tak jauh dari lokasi pekerjaan terbaca nama kegiatan pembangunan baru gedung instalasi RSUD Ploso dengan nama proyek pembangunan gedung instalasi gizi (DAK-180 m2). Jangka waktu pekerjaan selama 150 hari kalender dengan kontrak kerja 4 Juli. Anggarannya bersumber DAK 2019 senilai Rp 1,3 miliar.(elo)