Antisipasi Banjir, Pemdes Wringinanom Ajak Perusahaan Diskusi Cari Solusi

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Dangkalnya drainase yang ada di beberapa dusun di Desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur membuat Kepala Desa Yoko Margono berfikir keras untuk segera mencari solusi sebelum musim penghujan tiba.

Minimnya anggaran untuk normalisasi drainase di beberapa dusun di desa setempat menjadi topik utama untuk mencari supportan dari pihak eksternal yang ada di desa.

Untuk itu pihaknya mengundang perwakilan dari beberapa perusahaan yang berdomisili di Desa Wringinanom untuk duduk bersama membahas polemik dangkalnya saluran air di beberapa titik yang ada di dusun sebelum musim penghujan, Rabu(07/11/2019).

Ide kreatif ini tercetus dari pucuk pimpinan yang baru beberapa bulan dilantik, karena melihat banyaknya perusahaan yang berdomisili di wilayah yang dinahkodainya.

“Banyak warga yang mengadu terkait dangkalnya Kali Londo, semua pengaduan saya tampung dan setelah saya tinjau ke lapangan memang benar, kondisinya dangkal,”ujar Yoko.

Sedikitnya ada sekitar 15 perusahaan yang diundang mulai perusahaan kecil hingga perusahaan yang sudah memenuhi standart ISO 9002.

“Terimakasih atas undangan dari Kepala Desa Wringinanom dan kita sangat kooperatif juga mendukung program serta trobosan baru demi terwujudnya desa yang bersih, sehat dan terbebas dari banjir,”ujar salah satu HRD dari salah satu perusahaan bertaraf internasional tersebut.

Selain berdiskusi mencari solusi antisipasi banjir, Yoko juga menyampaikan kepada perwakilan perusahaan yang hadir tentang Program CSR (Corporate Social Responsibility) secara harafiah adalah respon sosial atau tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam bentuk berbagai kegiatan, Tatalaksana Perusahaan (corporate governance) Kesadaran perusahaan terhadap lingkungan.

“Jadi berimbang, perusahaan mengeluarkan emisi juga kadang limbah cair otomatis secara tidak langsung masyarakat akan menerima dampaknya, minimal perusahaan yang ada berkontribusi pada warga sekitar termasuk memberikan kompensasi terkait dampak yang ditimbulkan dan memprioritaskan rekrutmen tenaga kerja dari warga setempat,”pungkas Yoko.(Irwan)