Hati-Hati, WhatsApp Bisa Diretas Melalui Kiriman File Video

KANALINDONESIA.COM: Aplikasi pesan instan WhatsApp memiliki celah yang bisa merestasnya. Celah tersebut memungkinkan peretas untuk mengirim kode berbahaya lewat file video berformat MP4.

Hal tersebut dijelaskan oleh Facebook yang merupakan induk dari WhatsApp melalui sebuah pemberitahuan.

Dalam pemberitahuan yang dirilis, celah keamanan tersebut ditemukan pada sejumlah versi aplikasi WhatsApp.

“Problem ini terletak di proses parsing metadata file MP4 dan bisa digunakan untuk serangan DoS (Denial of Service) atau RCE (Remote Code Execution),” tulis Facebook dalam pengumumannya.

Dengan kata lain, celah keamanan itu bisa dieksploitasi untuk melakukan hal-hal seperti mengintip pesan pengguna hingga mengambil alih perangkat.

Untungnya, pihak WhatsApp kini sudah memperbaiki celah keamanan dimaksud lewat update. Masalah diatas hanya ditemukan pada aplikasi WhatsApp versi sebelum 2.19.274 di Android, versi sebelum 2.19.100 di iOS, dan versi sebelum 2.25.3 untuk Enterprise Client.

Kemudian, celah keamanan yang sama juga ada di aplikasi WhatsApp versi sebelum dan termasuk 2.18.368 di Windows Phone, aplikasi WhatsApp Business versi sebelum 2.19.104 di Android, dan WhatsApp Business versi sebelum 2.19.100.

Supaya aman, kalau aplikasi WhatsApp di ponsel masih lebih tua dari versi-versi di atas, sebaiknya segera lakukan pembaruan. Pihak WhatsApp mengatakan tak ada tanda-tanda celah keamanan tersebut sempat dieksploitasi oleh hacker sebelum ditambal, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Next Web, Selasa (19/11/2019).

“Kami membuat laporan secara publik tentang potensi-potensi masalah yang sudah diperbaiki, sesuai dengan praktik di industri. Dalam kasus ini, kami meyakini bahwa pengguna tak terdampak,” ujar WhatsApp dalam sebuah pernyataan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “WhatsApp Ternyata Bisa Diretas Lewat Kiriman File Video”, https://tekno.kompas.com/read/2019/11/19/08020017/whatsapp-ternyata-bisa-diretas-lewat-kiriman-file-video.
Penulis : Yudha Pratomo
Editor : Oik Yusuf