SMAN 1 Ponorogo Ciptakan Hand Sanitiser Siap Dibagi ke Masyarakat

Dibawah bimbingan guru Mapel IPA, siswa SMAN satu berusaha membuat handsanitizer

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Langkanya Hand sanitizer di pasaran disaat mewabahnya virus corona menjadikan keluarga besar SMAN 1 Ponorogo berinisiatif untuk membuat formula hand sanitizer sendiri.

“Pembuatan hand sanitizer ini atas inisiatif keluarga besar SMAN 1 Ponorogo karena sampai saat ini semakin langka di pasaran,” ungkap Drs. H. Nurhadi Hanuri, MM kepala SMAN 1 Ponorogo.

Menurut Nurhadi, pembuatan hand sanitizer itu melibatkan siswa dan dibimbing oleh tim pembimbing mata pelajaran (Mapel) IPA.

“Hasilnya sudah sesuai dengan standar kesehatan, karena formulanya diambil dari standar WHO,” tutur Nurhadi Hanuri.

Hand sanitizer made ini SMAZA PO ini selain untuk memenuhi keluarga besar SMAN 1 rencananya akan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Baca:  PWI Tulungagung Salurkan APD ke Tenaga Medis Puskesmas Kota

“Bila memang masyarakat membutuhkan dan kebutuhan untuk keluarga besar SMAN 1 Ponorogo dirasa sudah cukup, maka akan dibagikan ke masyarakat selama bahan masih tersedia untuk dibuat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, SMAN 1 Ponorogo juga akan turut berperan dalam memberikan edukasi seputar pencegahan corona.

“Kami berusaha mensosialisasikan tentang bahaya virus korona dan memberikan petunjuk bagaimana untuk melakukan pencegahan agar virus tidak merebak dan menjangkiti masyarakat,” bebernya.

Adapun kebijakan terkait penanggulangan virus corona di SMAN 1 Ponorogo telah mengikuti petunjuk dan arahan secara terstruktur, sesuai instruksi pemerintah. Diantaranya, yaitu dengan menugaskan siswa untuk belajar dirumah dengan sistem daring atau online.

“Tidak melaksanakan kegiatan di luar rumah, dan mengurangi kontak langsung dengan orang lain,” sebutnya.

Baca:  Diduga Depresi dan Sakit Diabetes, Warga Ponorogo Ditemukan Gantung Diri

Pihaknya juga menghimbau untuk semakin menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan, menyediakan washtafel dan sabun antiseptik, dan menyediakan hand sanitizer.

“Banyak makan vitamin C, dan istirahat yang cukup,” pungkasnya.