Forpimda Kabupaten Madiun: Masyarakat Jangan Panik, Semprot perbatasan

Jajaran Forpimda Kabupaten Madiun seperti Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra, Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto, Dandim 0803 Madiun dan lainnya, disela-sela penyemprotan jalan secara humanis mengajak masyarakat patuh dalam rumah

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra meminta masyarakat tidak perlu panik menghadapi situasi wabah Covid 19, berbagai langkah telah dilakukan bersama TNI-Polri dan unsur masyarakat lain. Hasilnya, Kabupaten Madiun hingga hari ini masih zero (nol) positif Covid 19, kondisi seperti ini tetap perlu dijaga.

Demikian disampaikannya dalam Jumpa Pers di Satuan Gugus Covid 19 Kabupaten Madiun, Selasa (31/3/2020). Turut diikuti Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto, Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol CZI Nur Alam Sucipto dan Letkol Tek Agung (Lanud Iswahjudi).

“Saya melihat dan merasakan, masih ada kepanikan di masyarakat dalam menyikapi merebaknya Covid 19. Tidak perlu panik, larangan keluar rumah dan berkumpul memiliki tujuan baik yaitu mencegah penyebaran Covid 19. Masyarakat masih boleh keluar, asal ada kepentingan mendesak,” ujarnya.

Baca:  Tersangka Kasus Pencabulan Ditahan, Ortu Korban Lega

Begitu juga usaha makanan atau minuman, tambahnya, boleh menerima order, asal tidak untuk dimakan-minum ditempat. Menyikapi kondisi tetap tenang, pihaknya belum melakukan lock down, jika tidak ada petunjuk dari Gubernur, Menteri hingga Presiden.

Akses Jalan

Kapolres Madiun mengatakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid 19, segera dilakukan pembatasan akses jalan di Kabupaten Madiun. Lalu, melakukan “pantauan khusus” di pintu masuk-keluar Tol Dumpil dan Krapyak, guna mengetahui pergerakan orang. Mengimbau warga dari zona merah Covid 19, agar tidak mudik lebih atau lebaran nanti.

Pihaknya bersama jajaran TNI dan Pemkab Madiun terus melakukan patroli, guna memastikan tidak ada kerumunan.

“Sebab, keberadaan kerumunan salah satu potensi penyebaran Covid 19, kami secara kontinyu terus melakukan patroli hingga keadaan dinyatakan aman,” tandasnya.

Baca:  Tipu TKI, Warga Madiun Raup Ratusan Juta, Paspor wisata.

Menurutnya penyemprotan disinfektan hari ini disejumlah titik perbatasan Kabupaten Madiun seperti Ngawi, Nganjuk, Ponorogo, pintu keluar Tol Dumpil dan sejumlah jalan di Caruban.

“Semua itu dilakukan, demi komitmen bersama menjaga Kabupaten Madiun zero positif Covid 19,” tandasnya.

Hal senada disampaikan, Dandim 0803 Madiun Letkol CZI Nur Alam Sucipto menegaskan komitmen tinggi menajaga Kabupaten Madiun zero positif Covid 19. Langkah ini juga patut dipatuhi dan diikuti seluruh lapisan masyarakat, maka itu hindari kerumunan dan tetap dirumah

“Kami punya jajaran seperti Koramil hingga Babinsa ikut menjaga masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik. Kami tanpa kenal lelah bersama Polri, Pemkab Madiun dan lainnya, terus menjaga situasi aman,” ujarnya.

Baca:  Bupati Madiun Penuh Seksama Meninjau Pelaksanaan SKD CPNS 2019

Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto meminta kepada masa media ikut menjaga Kabupaten Madiun zero positif Covid 19, berbagai langkah dilakukan selama ini, perlu diberikan penjelasan komprehensif, agar masyarakat tenang.

“Alhamdulillah, selama ini sudah dilakukan para wartawan, kami berharap terus dilakukan seperti itu,” ujarnya penuh harap. (abas)