Bupati Trenggalek Tetapkan Langkah Strategis Atasi Dampak Longsor Bendungan

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pasca melakukan peninjauan lokasi longsor di 5 titik keselurahannya di wilayah Kecamatan Bendungan, Bupati Trenggalek ,H Moch Nur Arifin menetapkan langkah strategis penanganan dampak sosial ekonominya.

“Pertama kita relokasi belasan Kepala Keluarga (KK) yang langsung terancam longsoran di Dusun Basalan Desa Suren Lor,”ucapnya,Minggu,(5/4) melalui sambungan selularnya.
Yang kedua,masih keterangan Arifin, bagi ibu hamil warga sekitar lokasi mendapat penanganan khusus dari medis yang sudah diinstruksikan.
“Untuk ibu hamil kita berikan tenaga medis untuk tangani secara khusus,”terangnya.

Sementara langkah ekonomi ,bupati muda ini sudah mempercepat pembukaan jalur Trenggalek – Bendungan agar bisa dilalui kendaraan warga.
“Aktifitas warga kini bisa lewat walaupun hanya kendaraan R2,”tandasnya.
Namun, masih Kata Arifin, kendaraan suplay susu yang akan dikirim ke Kabupaten Tulungagung dan Blitar dilewatkan jaur Pagerwojo tetapi memakai sistem buka tutup.
“Kendaraan R2 warga bisa melalui jalan longsoran itu, sedang R4 khusus tangki susu dilewatkan Pagerwojo Tulungagung,”imbuhnya.
Djoko Rusianto, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek menuturkan,usai ada laporan longsor pihaknya langsung mengerahkan dua unit alat berat jenis eskavator untuk pemulihan jalan dan pembersihan material.

Baca:  Gelar Rampcheck di Bandara Soekarno- Hatta, Ditjen Hubud Pastikan Pelayanan Angkutan Lebaran Optimal

“Satu milik BPBD dan satu milik PUPR,”tuturnya.
Disisi lain,masih penjelasan Djoko, pihaknya juga mengerahkan 15 tenaga dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan agar secepatnya bisa membuka akses serta pulihnya kondisi pasca bencana ini.

“Tenaga kita kerahkan 15 orang dengan dibantu relawan dan warga sekitar secara gotong royong,”jelasnya.

Penulis : Agus Purwanto