Polisi Tangkap Peaku Penadah Sepeda Hasil Mbegal

KANALINDONESIA.COM, PASURUAN : Aparat Polsek Lekok berhasil mengamankan seorang pelaku penadahan sepeda motor curian, pada Rabu (1/2/2017) siang. Tersangka atas nama AJ (50) warga Dusun Plalakan, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, berhasil diamankan saat melintas di jalan desa setempat.

Menurut Kapolsek Lekok, AKP Teguh Taviarno‎, tersangka yang sedang mengendarai sepeda motor Vario, dihentikan oleh petugas Unit Reskrim Polsek Lekok, yang sedang melakukan patroli kring serse, karena sepeda motor tersebut tidak dilengkapi plat nomer. Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka yang ketakutan dan gugup, mengakui bila sepeda motor Vario tersebut tidak dilengkapi surat-surat yang sah alias “bodong”.

Selanjutnya Jalal dibawa ke Mapolsek Lekok beserta barang bukti sepeda motor Vario tersebut.

“Dalam pemeriksaan, ter‎sangka ini mengaku membeli sepeda motor tersebut dari “I” seharga Rp.2,8 juta. Diduga “I” ini merupakan pelaku Curanmor,” terang AKP Teguh Taviarno. Kemudian polisi memeriksa Nomer Rangka dan Nomer Mesin sepeda Vario itu ke Samsat.

Dari hasil pengecekan ke Samsat, diketahui bilaHonda vario 125 tahun 2011, warna merah hitam dengan No Pol N 2629 OY. Noka ;MH1JF9110KB507383. Nosin :JF91E1502516 tersebut  atas nama ARIS DWI BAKHTIAR warga Desa Sebani, Kecamatan Pandaan. Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata Aris Dwi Bakhtiar menjadi korban pembegalan pada tahun 2014 lalu di jalan Dusun Tanggul, Desa Sebani, yang dilakukan oleh 4 orang pelaku.

“Jadi sepeda motor tersebut hasil dari Curas/Begal 3 tahun yang lalu, saat ini masih kita kembangkan untuk pengusutan para pelakunya‎. Sedangkan untuk tersangka Abd Jalal kami tahan dengan tuduhan sebagai penadah sesuai denganPasal 480 KUHP,” pungkas AKP Teguh. ‎(bet)