Batal Datangi Rumah Lembang, GP Anshor dan Banser Jakarta Selatan Keluarkan Lima Sikap

istimewa

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : Jika sebelumnya ramai diberitakan bahwa Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Banser Jakarta Selatan, akan ‘Geruduk Rumah Lembang’, posko pemenangan Cagub-Cawagub Ahok-Djarot pada Selasa (7/2/2017) siang, atas pernyataan yang dinilai tidak patut Basuki Tjahaja Purnama dan kuasa hukumnya dalam persidangan di pengadilan terhadap Rais Aam KH Ma’ruf Amin, akhirnya batal dilakukan.

Pembatalan aksi itu ditandatangani Ketua PC GP Ansor Jakarta Selatan, H. Sulton Mu’minah pada Selasa (7/2/2017). Setidaknya dalam pernyataan persnya tersebut ada 5 (lima) poin yang menjadi keputusan GP Ansor.

Dengan beredarnya pemberitaan media massa beberapa hari terakhir ini tentang rencana demo GP Ansor ke ‘Geruduk Rumah Lembang’ dengan tuntutan agar Ahok meminta maaf secara langsung kepada KH. Ma’ruf Amin selaku Rais Aam PBNU tersebut, maka GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan menyatakan sikap:

1. Pimpinan Cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan patuh dan ta’dzim kepada kiai-kiai dan alim ulama NU.

2. Setelah pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Selatan mendengarkan nasehat dan saran dari KH. Abdul Rozak Alwi selaku Ketua PCNU Jakarta Selatan, serta berkomunikasi dengan pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta dan Pimpinan Pusat GP Ansor untuk menahan diri agar tidak melakukan aksi ‘Geruduk Rumah Lembang’ , maka dari itu kami mematuhi nasehat tersebut.

3. Mengingatkan kembali kepada Saudara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar selalu menjaga etika, perilaku, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang menyinggung perasaan umat Islamsehingga merusak kebhinnekaan dan perdamaian sesame bangsa Indonesia yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

4. Pimpinan Cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan tetap pada komitmen menjaga keutuhan NKRI bersama-sama dengan TNI dan Polri karena bagi kami, ‘Hubbul wathon minal iman’ bahwa menyintai tanah air adalah merupakan bagian dari iman.

5. Pimpinan cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan, tidak bertanggungjawab apabila ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kembali melakukan ‘Geruduk Rumah Lembang’.(gardo)