Polisi Gelar Razia Narkoba di Lapas Kelass II B Jombang

KANALINDONESIA.COM JOMBANG : Komitmen Polres Jombang dalam melakukan perang melawan narkoba nampaknya bukan hanya isapan jenpol belaka.

Sebagai upaya Polres Jombang mewujudkan Kota Santri yang bebas dari bahaya narkoba, Polres Jombang menggelar sejumlah giat razia yang dilakukan oleh korps berseragam coklat ini diberbagai sektor.

Razia diantaranya dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Jombang.

Giat razia mendadak ini dilakukan dengan melibatkan ratusan personel dijajaran Polres Jombang.

Tak ada satupun area di lapas yang lepas dari penyisiran oleh anggota kepolisian, bahkan bukan hanya menyisir satu per satu seluruh kamar warga binaan namun, barang bawaannya juga diperiksa.

Alhasil, petugas kepolisian menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan sebagai alat hisap narkoba.

Sejumlah alat yang diduga sebagai alat hisap ini merupakan alat hisap hasil modifikasi dari tutup botol berbahan plastik, yang dimodifikasi hingga menyerupai pipet yang biasa digunakan untuk menghisap sabu. Dan anehnya sejumlah alat tersebut diketemukan petugas didalam sejumlah ruang sel warga binaan.

Selain alat hisap sabu, Polisi juga menemukan sebuah ponsel, paku, korek api, gunting dan alat pencukur jenggot.

Meski demikian, petugas tidak menemukan adanya barang bukti narkoba yang dicari.

Kompol Husein Hidayat selaku Kabag Ops Polres Jombang, memaparkan bahwa, giat razia mendadak ini dilakukan untuk mengantispasi peredaran narkoba diarea Lapas, serta mewujudkan komitmen Polisi untuk perang melawan Narkoba.

Dari hasil temuan itu, petugas akan melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap pemiliknya. Karena, Polisi menduga ada indikasi peredaran narkoba didalam Lapas yang dikendalikan oleh warga binaan.

“Hasil temuan yang pertama adalah HP, kemudian alat untuk menggunakan narkoba, alat bagian kecil kemudian korek dan gunting yang bagian dari itu semua ditemukan petugas di kamar warga binaan. Jadi ini upaya untuk mewujudkan Jombang itu bebas dari Narkoba. Dan untuk temuan ini tentunya akan kita dalami karena dibagian lain juga ada alat-alat yang digunakan untuk menggunakan narkoba”, pungkasnya, Sabtu(11/02/2017).

Sementara itu Nur Akhmadi selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Jombang, mengaku bahwa sejauh ini pihaknya sudah melakukan sterilisasi sesuai dengan prosedur yang ada.

Pihaknya juga menegaskan akan menjatuhkan sanksi berat jika terbukti ada transaksi narkoba dalam lapas, ataupun warga binaannya yang ditemukan memakai narkoba.

“eterilisasi sudah kita jalankan sesuai prosedur, dan jika nanti ada yang terlibat kita akan tindak tegas pelakunya,” tegasnya.(elo)