Pangdam IV Diponegoro : Prajurit Harus Loyal, Semangat dan Optimis

KANALINDONESIA.COM, SEMARANG : Pangdam IV/Diponegoro  Mayor Jenderal TNI Jaswandi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD TA. 2016, di lapangan dr. KHOESEN HIROHOESODO Rindam IV/Diponegoro Magelang Senin (13/2).
Upacara tersebut dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto, Danrem 072/Pamungkas, Irdam, para  Danrem, para Asisten, para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro serta orang tua/keluarga lulusan Secaba.
Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD TA. 2016, tersebut ditandai dengan pelepasan tanda siswa dan penyematan tanda pangkat serta penyerahan ijazah oleh Pangdam IV/Diponegoro kepada siswa terbaik atas nama Sersan Dua Avianto Arkanda yang merupakan alumni SMA 1 Ungaran. Pendidikan ini diikuti sebanyak 251orang Calon Bintara Prajurit Karier.
Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Jaswandi dalam pengarahan menyampaikan, bahwa mulai saat ini kalian harus tampil sebagai seorang pemimpin yang memahami akan tugas dan aspirasi anggotanya, memiliki kemandirian dan berani mengambil resiko.
“Landasi jiwa dan pengabdian dengan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sekaligus mampu merealisasikannya secara nyata dan tepat”, tegas Mayjen TNI Jaswandi.
Dijelaskan, bahwa selama pendidikan pertama telah diajarkan berbagai ilmu dan pelatihan yang merupakan dasar ilmu dan pelatihan, artinya masih perlu pembekalan yang bersifat lanjutan.
Sebagai seorang Komandan Regu terdepan, Bintara harus mampu dijadikan panutan dan teladan anak buahnya, baik dalam  melaksanakan tugas maupun pada kehidupan sehari-hari.  Karena itu  seorang Bintara harus memiliki loyalitas, semangat dan rasa optimisme yang tinggi.
“Seorang Bintara  harus memiliki kemampuan teknis serta taktis militer dan pengetahuan umum yang lebih dari Tamtama”, jelas Pangdam.
Setelah dilaksanakan pelantikan, para prajurit akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing.

Sejalan dengan hal itu, Pangdam berharap para prajurit mempersiapkan fisik dan mental serta kesehatan masing-masing guna mengikuti pendidikan kecabangan, usahakan untuk mengembangkan ilmu tersebut agar kelak dapat terbentuk menjadi prajurit yang profesional dan handal dalam rangka menghadapi tuntutan tugas kedepan. (sigit)