Ngaku Anggota Polisi, Seorang Pemuda Cabuli Pelajar Dibawah Umur

pelaku saat diamankan di Mapolres Ogan Ilir

KANALINDONESIA.COM, OGAN ILIR : PS(20) seorang yang keseharianya berprofesi sebagi kuli bangunan asal Desa Prabumulih, Ogan Ilir nekat melakukan aksi pencabulan terhadap sebut saja bunga (16) gadis dibawah umur yang berstatus pelajar, asal Desa Palemraya, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir.

Pelaku melakukan aksi bejatnya dirumah korban. Pelaku merayu korban untuk melakukan hubungan intim, dengan dalih bahwa pelaku akan menikahi korban jika terjadi apa-apa nantinya, pelaku juga mengaku sebagai anggota kepolisian dari Polda Sumatra Sumsel kepada korban sesaat sebelum melakukan aksi bejatnya tersebut.

BRIPKA Heriyanto selaku kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ogan Ilir, membenarkab terkait adanya penangkapan yang dilakukan oleh unitnya terhadap tersangka PS.

“Atas dasar surat laporan NO LP / 50 / II / 2017 tanggal 13 februari 2017 / SPKT Res Ogan Ilir, pada hari senin tanggal 13 Februari 2017, sekitar pukul 20.00 WIB, telah diamankan pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur pasal 81 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Tersangka kita amankan dirumahnya yakni, Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya Induk, Ogan Ilir,” ungkap Kanit PPA pada KANALINDONESIA.COM, Selasa (14/02/2017).

Masih menurut Kanit PPA Polres Ogan Ilir,” aksi pelaku ini dilakukan tersangka pada hari rabu tanggal 1 februari 2017, sekitar pukul 23.00 wib. Tersangka mendatangi rumah korban dengan mengaku sebagai anggota Polisi POLDA SUMSEL, pada saat itu pelaku merayu dan menyatakan cinta kepada korban serta berjanji akan bertanggung jawab, selanjutnya pelaku dalam semalam tersebut telah melakukan 4 kali persetubuhan badan dengan korban. Merasa dibohongi oleh pelaku akhirnya korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak yang berwajib,” tegasnya.

Tersangka diamankan dalam giat penangkapan yang dilaksanakan Unit PPA Sat Reskrim Polres Ogan Ilir yang dipimpin langsung oleh Kanit PPA Reskrim BRIPKA Heriyanto, pada saat itu pelaku sedang berada di dalam rumah korban, beserta barang bukti 1 buah kaos kuning yang masih ada bercak darah dari korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Polres Ogan Ilir guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.(elo)