Edarkan Pil Koplo, Pelajar SMP Terjaring Operasi Tumpas Semeru Polres Jombang

Sejumlah pengedar yang terjaring dalam operasi tumpas semeru 2017 Polres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : PC (16) remaja yang masih berstatus pelajar kelas IX salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jombang, harus diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang, pasalnya dari tangan tersangka polisi mengamankan sejumlah pil dobel L (pil koplo), saat Operasi Tumpas Semeru 2016.

Kepala satuan Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hasran, mengatakan,”dari tangan tersangka berhasil kita amankam sebanyak 29 butir pil double L (Koplo),” ungkap AKP Hasran pada KANALINDONESIA.COM, Rabu (15/02/2016).

Masih menurut Hasran, penangkapan tersangka berasal dari laporan masyarakat, yang resah dengan adanya peredaran obat keras berbahaya dilingkungan sekolah.Berdasarkan info tersebut petugas diturunkan, dan berhasil mengamankan tersangka, serta dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Dari penangkapan tersangka tersebut kita kembangkan dan akhirnya kita juga berhasil mengamankan pengedar lain dengan barang bukti yang lebih besar yakni 2000 butir pil koplo,” tegasnya.

Saat disinggung apakah tersangka merupakan pengedar dikalangan siswa yang ada disekolahnya, atau hanya sebatas pemakai pil koplo tersebut, pihaknya mengatakan,”dari pemgakuan tersangka, pil tersebut diedarkan kepada teman sebaya dan untuk dikonsumsi sendiri,” pungkasnya.

Kini tersangka PC yang merupakan warga Kecamatan Mojoagung tersebut, dijerat dengan pasal UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).(elo)