Pelaku Pembunuhan Gerongan Berhasil Diciduk

pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Pasuruan

KANALINDONESIA.COM PASURUAN: Jajaran Satreskrim Polres Pasuruan Kota, berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap Solikhin (27), warga Dusun Krajan, Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang awalnya ditemukan warga tergeletak dengan kondisi bersimbah darah, di areal persawahan Dusun Pejawan, Gerongan, Kamis (16/2/2017) siang lalu.

Korban akhirnya meninggal dunia lantaran kehabisan darah, meski sempat dibawa ke RSUD Bangil, karena mengalami luka tusuk di bagian rusuk atas sebelah kiri, dan juga luka robek di bahu sebelah kiri hingga ketiak.

Satreskrim Polres Pasuruan Kota yang menangani kasus tersebut, bekerja keras dengan mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti hingga akhirnya berhasil mengungkap kejadian pembunuhan itu dan berhasil meringkus pelakunya kurang dari 24 jam.

Adalah Mus(31) warga Dusun Kramat, Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, terduga pelaku yang diamankan ke Polres Pasuruan Kota, pada Kamis (16/2/2017) malam.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Riyanto mengatakan, tersangka diamankan setelah diduga kuat membunuh Solikhin.

“Paska melakukan pembunuhan terhadap solikhin, tersangka melarikan diri dan pergi ke Rembang. Ia berusaha menghindari kejaran polisi,” jelas AKP Riyanto, Jumat (17/2/2017) siang.

Riyanto menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, motif tersangka menghabisi korban ini karena kesal. Keponakannya, Safilin (21) sering dipukul korban tanpa ada alasan yang jelas.

“Tersangka pun geram dan akhirnya menemui korban. Saat pertemuan itulah , mereka adu mulut dan adu fisik,” katanya.

Riyanto menjelaskan, semula, tersangka ini berniat apik kepada korban. Ia ingin menanyakan alasan korban yang sering memukul keponakannya.

“Kedua orang ini berjanji untuk bertemu di sebuah area persawahan dekat rumah korban. Saat bertemu mereka sempat cekcok,” ungkapnya.

Tak lama, lanjut Riyanto, keponakan tersangka ini datang ke lokasi kejadian. Di situ, keponakan tersangka berusaha melerai perdebatan antara korban dengan tersangka.

“Namun korban ini gelap mata dan mengeluarkan pisau dari balik kausnya. Korban langsung mengarahkannya ke tubuh tersangka,” jelasnya.

Tersangka pun berhasil menampik serangan pisau korban. Bahkan, tersangka berhasil merebut pisau korban ini dan menyerang kembali korban. Tersangka menusuk korban di bagian perut sebanyak satu kali dan di bagian dadanya.

“Akibat kejadian itu, korban tewas seketika di lokasi kejadian. Tersangka melarikan diri dan meninggalkan pisau di lokasi. Tersangka akan dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” pungkasnya. ‎(bet)