Penyidik KPK Periksa Puluhan Saksi dari Pejabat Pemkot Madiun Hingga Kontraktor

sejumlah pejabat Pemkot Madiun menuju ruang pemeriksaan di Gedung Soenarjo Polres Madiun Kota. Mereka diperiksa terkait TPPU dengan tersangka Walikota Madiun Bambang Irianto

KANALINDONESIA.COM, MADIUN : Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa puluhan saksi yang terdiri dari para pejabat dan mantan pejabat Pemkot Madiun hingga kontraktor dalam kasus Tindak Pidana Pencurian Uang (TPPU) dengan tersangka Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) di Mapolres Madiun Kota, Sabtu (18/02/2017).

Pemerikasaan yang biasanya dilakukan di gedung Bhara Makota kali ini diperiksa Gedung Soenarjo Polres Madiun mulai dari pejabat, mantan pejabat, kontraktor hingga mantan manager PT Lince Romuola M Ali Fauzi, hingga berjumlah hingga puluhan.

Dilaporkan, mulai pagi hingga pukul 12.00 WIB, mereka mendatangi Gedung Soenarjo mencapai 20 orang lebih.

“Saya hanya tinggal tanda tangan saja dengan berkas soal TPPU, memang ada sejumlah pejabat dipanggil penyidik KPK hari ini,” ujar Camat Taman Doris Prasetyo.

Dari pantauan, para saksi yang dimintai keterangan hari ini termasuk sejumlah sekretaris dinas maupun Kepala Bidang dinas dan Kapala Bagian.

Hal senada disampaikan mantan Dirut PDAM Kota Madiun Sutopo menyatakan memenuhi panggilan penyidik KPK dimintai keterangan seputar TPPU.

“Saya saat menjadi Dirut PDAM tidak pernah memberikan setoran kepada pejabat. Kami tidak mungkin mengeluarkan uang keperluan tidak-tidak,” ujarnya serius.

Pejabat hadir seperti Kepala BKD Agus Ardianto, Kabag Hukum Budi Wibowo, Sadikun Sekretaris DPU, Kabag Adbang Misdi, Dirut PDAM, Camat Taman Doris, Camat Kartoharjo Catur dan lainnya.(AS)