Kebanjiran Laporan BST Salah Sasaran, Dinsos P3A Ponorogo Kirim Formulir Pembatalan ke Desa-desa

SUPRIYADI Kepala Dinsos P3A Kabupaten Ponorogo

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM:  Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Ponorogo mengirimkan formulir pembatalan calon penerima Bantuan Sosial Tunai(BST) terdampak corona ke semua desa di Ponorogo.

Hal ini dilakukan pihak Dinsos karena dalam sepekan terakhir kebanjiran laporan dari masyarakat terkait dugaan salah sasaran keluarga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST).

Salah satu sasaran terutama pada kepala keluarga yang usahannya masuk kategori terdampak pandemi corona.

“Kami sudah mengirimkan formulir pembatalan bagi penerima BST ke seluruh desa,”ucap Kepala Dinsos P3A Ponorogo, Supriyadi kepada sejumlah awak media.

Hasil pemantauan di lapangan banyak data di desa-desa mendiskripsikan bahwa penerima BST adalah semua orang yang mempunyai usaha baik dagang, warung, travel dan sektor lainnya, di data untuk diajukan sebagai penerima bantuan warga terdampak.

Baca:  IKA Ganesha Pala Ponorogo Peringati 3 Dekade Hari Jadi di Tanah Goyang Pudak

Entah mereka kategori terdampak atau tidak terdampak, kaya atau tidak semua data kemudian diajukan  untuk menerima bantuan. Ada yang diajukan BST Kemensos, BST Kabupaten, BST Dana Desa dan BPNTD.

Selanjutnya desa menerima sortiran dari pusat dan yang disetujui untuk menerima bantuan.

Dari sinilah bantuan kemudian banyak yang diduga salah sasaran, karena dasar pengajuannya adalah dipukul rata semua tanpa kategori bantuan untuk warga tidak mampu terdampak corona. Namun akhirnya di tingkat bawah ditemukan banyak salah saran.

Dilapangan masih ditemukan orang-orang mampu, orang kaya  yang mempunyai usaha baik terdampak atau tidak terdampak menerima bantuan pemerintah tersebut.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Ponorogo Supriyadi  mengakui bahwa setelah mulai dibagikan bantuan BST dari Kemensos sebesar Rp.600.000,- sejak 6 hari lalu banyak laporan yang masuk terkait salah sasaran.

Baca:  Jengkel Jalan Rusak, Warga Ponorogo Aksi Bawa Keranda dan Pasang Batu Nisan

“Penerima bantuan pemerintah terdampak corona adalah warga yang tidak mampu namun usahannya terdampak, bukan warga yang mampu,”ucap Kepala Dinsos P3A Kabupaten Ponorogo Supriyadi.