Kejari Pacitan akan Panggil 20 Saksi, Terkait Penyalahgunaan IUP Terhadap PT. GLI

PACITAN, KANALINDONESIA.COM : Kejaksaan Negeri Kabupaten Pacitan panggil 23 saksi tergkait dengan penyalahgunaan izin Usaha Pertambangan ( IUP ) PT. Gemah Limpah Internusa ( GLI ) di Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan. Saat ini, Kamis (14/05/2020 ) Kejari Pacitan baru memeriksa 3 saksi.

” Kita terbitkan surat penyidikan pada hari senin ( 11/05/2020 ) kemarin. Kemudian tim penyidik mengambil keputusan pada hari kamis (14/05/2020) ini kita terbitkan surat pemanggilan terhadap 3 saksi dahulu, yakni Dinas ESDM, Kantor DKLH, Kantor Perijinan, dan 20 saksi lainnya juga akan kami panggil, ” jelas Mirzantio Endinanda Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Pacitan kepada kanalindonesia.com.

Masih menurutnya, pemeriksaan pemanggilan tersebut berkaitan dengan pemberian ijin Usaha Pertambangan dari pemerintah kepada kepada PT. GLI. Ia juga menyampaikan, terkait perijinan PT. GLI sebenarnya sudah ada sejak tahun 2008 berkaitan explorasi dan ditahun 2010 berkaitan dengan operasi produksi PT.GLI,” sampainya.

Baca:  Tahapan Eksplorasi Migas di Jombang Tidak Ada Pelanggaran Perda

Unsur pemeriksaannya penyalahgunakan ijin yang diberikan pemerintah terhadap PT. GLI dan itu dalam pasal 2 atau pasal 3 Undang-Undang Tipikor, kita duga ada unsur kerugian negara terhadap penyalahgunakan IUP nya. Sedangkan untuk jumlah kerugian negara kita belum bisa memastikan ” berapa kerugiannya, dan nanti akan ada penghitungan dari auditor, berapa jumlah kerugian negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakanya,”sedangkan dari hasil penyelidikan kami sebanyak 23 saksi, karena masih ada permasalahan Pandemi wabah Covid-19, dan yang 20 saksi lagi yang akan kami lakukan pemeriksaan nantinya,” pungkas Mirzantio Endinanda.(Lc)