Keluarga Silat NU Munggu Ponorogo Serahkan 4 Kwintal Beras untuk Warga Miskin Terdampak Covid-19 Jelang Lebaran

penyerahan bantuan kepada warga kurang mampu terdampak covid di desa Munggu

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Keluarga Silat NU Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo menyerahkan bantuan untuk kaum dhuafa atau masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 di desanya dalam rangka meringankan beban para warga yang kurang mampu dalam menghadapi hari raya Iedul Fitri.

Bantuan diserahkan dengan diantar langsung ke rumah warga yang sangat membutuhkan tersebut berupa 4 kwintal beras, mie instan, minyak goreng dan kecap.

Moh. Syaifudin ketua pencak silat Pagar Nusa Gasmi Ranting Desa Munggu menjelaskan, Bansos yang diadakan hari ini secara spontan, dan bentuk rasa kepedulian terhadap warganya serta tetap menjunjung tinggi silaturohmi dan kekeluargaan tanpa meninggalkan marwah ke NU an. Apalagi Munggu merupakan kantong NU di Kecamatan Bungkal.

Baca:  Puluhan Warga Positif Corona, Kelurahan Margosono Malang Lakukan PSBL

” Kita adakan bansos ini spontan baru tiga hari kita rembuk karena temen -teman memiliki rasa peduli kemanusian yang tinggi terhadap kaum dhuafa yang ada di Desa Munggu, apalagi mau lebaran yang kebetulan ditengah wabah corona, Pagar Nusa Gasmi ingin meringankan beban keluarga warga kita yang ada di garis kemiskinan,” terang Syaifudin.

Lebih lanjut dikatakan Syaifudin,” alhamdulillah tadi malam sudah terkumpul beras hampir 4 kwintal yang kita paketi, tiap paket 3 kg beras, ada mie instan, kecap dan minyak goreng. Jumlah ini merupakan hasil urunan beras dan kita minta seihklasnya tidak kita tentukan besaran urunan, tapi alhamdulillah bisa meringankan beban warga kurang mampu ditengah covid-19,” imbuhnya.

Baca:  Cegah Wabah DBD, Resceu Perindo Ponorogo Gelar Foging Gratis

Gufron Fuadi kepada wartawan menjelaskan bahwa ratusan paket dibagikan secara door to door,”jumlah paket sebanyak 125 paket yang berisi beras, minyak goreng, kecap dan mie instan, dari 125 orang ini benar-benar sudah kita pilih orang yang ada dibawah garis kemiskinan yang berada di empat Dusun di Munggu,” ujar sekretaris Pagar Nusa Gasmi Munggu.

Sementara itu, Korlap baksos, Jono mengaku kalau sebelum mengadakan baksos bagi warga dhuafa yang terdampak wabah corona ini sudah minta ijin ke kepala desa setempat .

” Saya sudah mohon ijin akan melakukan baksos bagi sembako untuk membantu meringankan beban warga dhuafa di Munggu ke kepala desa dan bahkan Pagar Nusa Gasmi kedepan akan mengadakan hal yang sama dan akan lebih terorganisir dan lebih besar lagi ditahun akan datang, kami tidak ada niat lain selain membantu dan peduli sesama, dan dalam baksos kami tetap taat pada protokol kesehatan, jaga jarak dan memakai masker,” tandasnya.

Baca:  Presiden: Butuh Sinergi Erat untuk Tangani Covid-19

“Matur suwun, datang dan bantuannya,” ujar Lutfi si anak yatim.