Komisi IV DPRD Trenggalek Acungi Jempol PGRI Bantu Covid-19

H Mugiyanto, Ketua Komisi IV DPRD Kab Trenggalek
H Mugiyanto, Ketua Komisi IV DPRD Kab Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek acungi jempol bantuan untuk Covid-19 dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Trenggalek.

H Mugiyanto, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek,menjelaskan,  sumbangan lebih dari 1.200 paket sembako kepada keluarga yang terdampak langsung maupun tidak langsung pandemi COVID-19 di Trenggalek merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara komponen guru yang tergabung di PGRI dan warga masyarakat terdampak.

“Jika masyarakat bisa saling peduli dan berbagi rasanya tidak berat dalam mengahadapi situasi seperti ini,”ucapnya,Minggu,(17/5).

Politisi asal Demokrat,  menambahkan penyerahan bantuan tersebut menandakan masyarakat profesi yang mempunyai penghasilan tetap dan terhindar jauh dari dampak seyogyanya juga ikut berpartisipasi.

Baca:  DPRD Trenggalek Pastikan Potensi Durian Jadi Salahsatu Sumber Ekonomi

“Alhamdulillah, hari ini PGRI kembali berkontribusi dalam membangun jaring pengaman sosial untuk warga yang masuk kelompok rentan terdampak pandemi COVID-19, mudah mudahan yang lain menyusul,” ujar H Mugiyanto.

Dia juga berharap peran guru dan sekolah dari pandemi Covid-19 ini agar selalu menjaga integritas pendidikan terhadap perkembangan ilmu di generasi bangsa.

“Tetap konsen terhadap anak didik dalam ikut mencerdaskan anak bangsa,”tuturnya.

Sementara, bantuan dari PGRI untuk penanggulangan COVID-19 di Trenggalek memang bukanlah yang pertama kali dilakukan.

Sebelumnya, organisasi guru ini juga telah menyalurkan beberapa bantuan, di antaranya donasi untuk antisipasi dampak sosial ekonomi yang disalurkan melalui BAZNAS hingga bantuan berupa APD.

 

Baca:  Trenggalek Berangkatkan Ratusan Jemaah Haji

“Sebagian besar diwujudkan dalam bentuk program Kartu Penyangga Ekonomi (KPE). Sudah ada lima ribu yang sudah menerima, ini donasi dari berbagai sumber salah satunya juga PGRI. Saya ingat betul saat itu dari PGRI terkumpul sekitar Rp200 juta kalau tidak salah,” pungkas Munib Ketua PGRI Kabupaten Trenggalek.

Penulis : Eny Suprapti